Today

Jalan Berlubang di Sukaluyu Telan Banyak Korban, Kapan Diperbaiki?

CIANJURTODAY.COM, Sukaluyu – Kondisi jalan penghubung Cianjur – Bandung yang berlubang sudah menelan banyak korban. Belasan kecelakaan sepeda motor atau mobil sudah terjadi di jalan yang terletak di Kp. Cikijing, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Dilaporkan bahwa korban parah rata-rata pengendara sepeda motor, bahkan sampai patah tulang di kaki dan tangan. Akibat seringnya kecelakaan di sana, warga setempat menaruh drum kosong, kardus, dihalangi tali pembatas untuk menandai adanya lubang di sana.

Tulisan pertanyaan pun ada di sana. Jika sebelumnya bertuliskan bahasa yang baper, kini berbeda. Misalnya: PUPR kemana.??, Kapan Mau Dibenerin,??? Korban Sudah Banyak Loh,? Belum Ada Anggaran..??,”

Tokoh masyarakat setempat, Mang Ade (58), menjelaskan, dua lubang besar di bahu jalan itu sudah lama ada. Namun hingga kini masih belum pula diperbaiki.

Dua lubang jalan tersebut kerap kali menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, apalagi sepeda motor. Rata-rata kejadiannya pada malam hari, subuh, dan pagi hari.

“Seperti kemarin Jumat (24/1/2020) sejak pagi samapi malam ada 5 pengemudi motor yang jatuh. Hingga kini jumlah kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang motor 15 dan mobil 4 unit,” paparnya kepada Cianjur Today, Sabtu (25/1/2020).

Warga pun berupaya menutup lubang jalan dengan adukan semen dan pasir. Namun penambalan dengan bahan tersebut hanya bertahan beberapa lama.

Ia berharap agar pemerintah pusat, provinsi, dan Pemkab Cianjur segera memperbaiki jalan tersebut. “Supaya tidak bertambah lagi angka kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Semantara itu, salah seorang juru parkir rumah makan dekat jalan berlubang, Habib (54), mengatakan kecelakaan terjadi hampir setiap malam.

“Saya tiap hari melihat, menyaksikan, dan ikut membantu pengemudi motor yang jatuh akibat lubang jalan yang menganga besar,” tuturnya.(ct5/rez)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker