CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas (KRC) mulai mekar. Ini menjadi waktu tepat bagi Anda yang ingin menikmati keindahan Sakura di kaki Gunung Gede Pangrango, Cianjur.

Humas Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI, Winarni, mengatakan, di sana ada Taman Sakura seluas 6.647 meter persegi. Taman ini dibangun pada Maret-Desember 2007 untuk memperkaya taman tematik di KRC.

Kebun ini memiliki sekitar 435 pohon, baik koleksi maupun nonkoleksi. Jenis sakura di kebun ini ada tujuh, yaitu Prunus Cerasoides, Prunus Yedoensis, Prunus Yamasakura, Prunus Lannesiana, Prunus Sp, Prunus arborea dan Prunus clCostata.

Waktu yang diperlukan bunga untuk mulai tumbuh kuncup hingga gugur sekitar tujuh hari. Namun, menurut Winarni, jika hujan, bunga akan cepat rontok. Saat ini, belum semua pohon berbunga.

“Yang saat ini berbunga hanya satu spesies saja, yaitu Prunus sp. Bunga sakura tersebut itu adalah sumbangan dari Dinas Pertamanan DKI Jakarta,” ujarnya kepada Cianjur Today, Minggu (2/7/2020).

Bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas ini bisa mekar dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari – Februari dan Juli – Agustus. Ini berbeda dengan di negara asalnya, Jepang, yang hanya berbunga satu tahun sekali pada Maret – April.

“Spesies Prunus Sp ini warna bunganya lebih pink tua dibandingkan dengan Prunus Cerasoides yang bisa berbunga pada bulan Januari dan Agustus saja,” katanya.

Nah, jangan lewatkan untuk menikmati bunga cantik berwarna pink dengan semburat putih ini tanpa perlu jauh-jauh ke Jepang. “Diperkirakan menjelang atau sekitar awal Februari masa berbunganya akan memuncak,” tambahnya.

Bagi pengunjung yang akan datang, diimbau mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Terutama menggunakan masker dan membawa hand sanitizer atau sanitasi tangan.

“Kami mengimbau kepada pengunjung jika ingin berwisata ke Cibodas harus memakai masker, hand sanitizer, dan jaga jarak agar berwisata dengan aman dan nyaman,” tandasnya.(ct6/rez)