CIANJURTODAY.COM, Leles – Jembatan rusak di Desa Karyamukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur bertahan-tahun terbengkalai. Masyarakat sekitar pun kesulitan untuk mendapatkan akses jalan.

Kepala Desa Karyamukti, Saduloh, mengatakan, jembatan tersebut belum tersentuh selama kurang lebih 10 tahun lamanya. Warga pun terpaksa bertaruh nyawa untuk menyebrangi sungai karena jembatan rusak. Bahkan, masyarakat terkadang kesulitan melintas jika air sedang deras.

“Ketika air deras masyarakat tak bisa menyebrang karena jembatan yang dibuat masyarakat kena air sehingga tak bisa dilewati. Kalau mau lewat harus memakai akses jalan lain tapi harus menempuh waktu 2 jam,” katanya kepada Cianjur Today, Jumat (31/07/2020).

Dirinya menjelaskan, jembatan rusak tersebut merupakan penghubung antara Dusun Bimakarya dan Dusun Gelar Anyar dengan penduduk sekitar 700 kepala keluarga. Ia menyebut, pihaknya telah mengajukan bantuan.

“Alhamdulillah pihak desa sudah mengajukan ke provinsi dan juga kekabupaten, tapi belum ada tindak lanjut sampai kini,” terangnya.

Saduloh berharap, jembatan itu bisa mendapatkan bantuan dan kembali diperbaiki. Sehingga, masyarakat bisa dipermudah dengan akses jembatan itu tanpa harus menempuh jarak jauh dan lama.

“Harapan kami agar secepatnya ada bantuan berupa jembatan agar masyarakat mempermudah akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.” tutupnya.(afs/rez)