Today

Jenazah Almarhum Ramdan Jaelani Tiba di Kampung Halaman Disambut Isak Tangis Keluarga

CIANJURTODAY.COM, Ciranjang – Jenazah almarhum Ramdan Jaelani (51) Warga Kampung Stoplas RT02/04, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, tiba di rumah duka pada pukul 19.30 Wib, Senin (2/11/2020).

Isak tangis dari keluarga pun tak terbendung mewarnai kepulangan almarhum yang diketahui mengalami kecelakaan pada pukul 12.30 Wib dan langsung meninggal dunia akibat tergilas truk besar hingga tubuhnya hancur di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Kampung Pasir Jadi Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Jenazah almarhum Ramdan yang dibawa dari RSUD Sayang Cianjur pun diturunkan warga dari mobil ambulance dan dibawa langsung ke dalam Masjid Jami At-Takwa yang tak jauh dari rumah duka. Setelah selesai dishalatkan, jenazah langsung dimakamkan di pemakaman milik umum.

Adik kandung almarhum Ramdan, Nurdin (48) menjelaskan, almarhum Ramdan Jaelani merupakan tulang punggung keluarga yang istrinya sedang berada di luar negeri menjadi TKI dan memiliki empat orang anak.

Keseharian almarhum bekerja sebagai tukang jual beli ayam kampung dan ketika kecelakaan terjadi, ia hendak menjual ayam ke Cianjur yang ayamnya diletakkan dalam karung.

“Kami sangat merasa terpukul dan merasa kehilangan, karena almarhum Ramdan sosok bapak yang bertanggung jawab pada keluarganya, penyabar, dan sayang pada ibunya yang sekarang sudah tua serta sering sakit-sakitan,” ujarnya pada Cianjur Today, Selasa (3/11/2020).

Ia berharap, semoga almarhum kakaknya itu meninggal dengan khusnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan di lapangkan dalam kuburnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangwangi Nana (50) menambahkan, baru mengetahui warganya meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas yang kondisinya memprihatinkan berdasarkan informasi dari pihak kepolisian.

“Saat itu saya langsung berangkat menuju RSUD Sayang Cianjur pada pukul 13.00 Wib. Setelah melihat kondisi tubuh almarhum memang benar sangat memprihatinkan. Proses mengurus jenajah, memandikan dan mengapani di RS mengalami sedikit kesulitan. Karena tubuh almarhum terkesan rusak, sehingga butuh waktu agak lama dan selesai pada pukul 19.30 Wib,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Nana mendoakan almarhum Ramdan meninggal dengan khusnul khotimah dan pihak keluarga semoga bisa ikhlas dan sabar.

“Kepada seluruh warga Desa Karangwangi yang telah ikut andil membantu proses pemakaman almarhum semoga seluruh kebaikannya dibalas Allah Swt,” tandasnya.(ct5/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button