Today

Jenazah PMI Asal Sindangbarang Masih Tertahan di Saudi, FPMI Surati Presiden Jokowi

CIANJURTODAY.COM, Sindangbarang – Jenazah Rustandi Binti Sukron Pepe, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Jajaway, RT 04/RW 02, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih tertahan di Negara Saudi Arabia.

LSM Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Kabupaten Cianjur, berupaya memulangkan jenazah tersebut ke Cianjur dengan mengirimkan surat permohonan pemulangan jenazah kepada Presiden RI, Joko Widodo.

“Sebelumnya kami telah mengirim surat ke pihak-pihak terkait, seperti BP2MI, Kemenaker, Kemenlu, dan KBRI Atase Riyadh. Namun hingga kini masih belum ada yang merespon,” ujar ketua LSM FPMI Cianjur, Herlan Davion, Sabtu (14/11/2020).

Herlan mengatakan, untuk mendapatkan kepastian jenazah Rustandi bisa dipulangkan ke Indonesia. Pada Kamis 12 November 2020, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi, dengan harapan Presiden mau membantu keluarga almarhum.

“Kami mewakili keluarga almarhum, berharap semoga Presiden dapat membatu memulangkan jenazah tersebut ke tanah air,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya almarhum Rustandi merupakan salah seorang dari lima PMI warga Cianjur yang meninggal di Negara Timur Tengah. Jenazah yang sudah berhasil dipulangkan ialah (alm) Bariyah PMI asal Kampung Sukapura, RT 01/RW 02, Desa Jayapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

“Jenazah Bariyah telah dipulangkan ke Indonesia pada Rabu 11 November 2020 lalu,” terangnya.

Sementara itu, jenazah Rustandi Binti Sukron Pepe masih tertahan di negara tersebut. Diketahui almarhum meninggal karena sakit.

“(Alm) Rustandi berangkat ke Saudi Arabia melalui Calling Visa pada 2016 dan meninggal di Rumah Sakit Dokter Sulaeman Al Habib pada September 2020, akibat sakit darah tinggi,” tandasnya.(ian/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button