Today

Jurus Sakti Menparekraf Sandiaga Uno untuk Mempercepat Pemulihan Geliat Pariwisata, Apa saja?

CIANJURTODAY.COM Jakarta – Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tentunya jadi salah satu bidang yang terkena dampak langsung dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat dari penyebaran Covid-19.

Akan tetapi, sektor pariwisata sebagai salah satu andalan untuk memamerkan kekayaan Indonesia dan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat yang perlu segera dibangkitkan.

Sandiaga Salahudin Uno @sandiuno, sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru menggantikan Wisnutama pun berbagi cerita soal rapat perdananya.

“Tanpa berlama-lama, rapat pertama dengan Wakil Menteri @angelatanoesoedibjo, Sekretaris Kementerian, Staf Ahli dan Deputi di @Kemenparekraf.ri langsung dilakukan sesuai prosesi serah terima jabatan,” tulis Sandi dikutip Cianjur Today dari akun instagram pribadinya, Sabtu (26/12/2020).

Selain itu Sandi juga berbagi tiga poin yang akan menjadi jurusnya untuk mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Pertama adalah inovasi. Harus ada perubahan yang mendasar saat kita mengembangkan lima destinasi super prioritas,” kata Sandi.

“Inovasi itu harus dilakukan dari segi infrastruktur, budaya, kuliner, fashion, dan segala hal yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambah Sandi.

Selain itu Sandi juga berbagi tiga poin yang akan menjadi jurusnya untuk mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Pertama adalah inovasi. Harus ada perubahan yang mendasar saat kita mengembangkan 5 destinasi super prioritas,” kata Sandi.

Inovasi itu, lanjut Sandi harus dilakukan dari segi infrastruktur, budaya, kuliner, fashion, dan segala hal yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Jurus kedua dari Sandi ialah perlunya kemampuan beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19.

“Kedua, adaptasi. Kita harus mampu beradaptasi dengan keadaan pandemi covid-19. Salah satunya dengan terus meningkatkan penerapan ‘CHSE’ atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan),” tulis Sandi.

Jurus ketiga bahwa harus adanya kolaborasi untuk memberikan peluang lapangan pekerjaan.

“Terakhir, kolaborasi. Kita harus menggandeng semua pihak. Jutaan lapangan pekerjaan terdampak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ucap Sandi.

Ia mengatakan bahwa hal itu harus diperjuangkan, sehingga lapangan kerja kembali terbuka luas dan penghasilan masyarakat kembali meningkat.(sis)

)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button