Today

Kadisdukcapil Cianjur: Blangko Itu Ranahnya Pusat!

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Sejumlah warga Cianjur mengeluhkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik yang belum jadi. Mereka bahkan sudah bolak-balik ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur demi mendapatkan KTP.

Elsa Nurina (18) misalnya, salah satu warga Kampung Gombong, Desa Limbangsanri, Kecamatan Cianjur ini sudah dua kali datang ke Disdukcapil selama dua bulan berturut-turut. Namun KTP belum jadi alasannya karena blangko habis.

“Pas pertma bikin, katanya ambil Minggu depan tapi belum juga. Pas mau ngambil yang kedua kalinya dibulan berikutnya, nanti ambil lagi bulan depan karena blangko habis katanya,” kata Elsa, beberapa waktu lalu.

Sama halnya dengan Ihsyan Sundusi (18), ia mengaku diberi janji bahwa KTP-nya akan jadi selama satu bulan. Namun sejak bulan September 2018, KTP-nya baru bisa diambil bulan Februari 2019.

Baca Juga: Intip Antrean di Kantor Disdukcapil Cianjur Sejak Pagi

“Saya pernah mengalami. KTP saya baru ada setelah tiga bulan ke depan. Janjinya akan jadi sebulan, eh, dari bulan September tahun lalu, baru beres Februari karena blangko habis. Itu pun petugasnya anak PKL doang. Sekarang udah gak ada anak PKL, pasti makin lama,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Disdukcapil Cianjur, M. Sidiq El Fatah, mengatakan blangko merupakan urusan pemerintahan pusat. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak banyak berbicara yang tidak-tidak.

“Kalau blangko itu kan urusan pusat. Jadi kami ya gimana dikasihnya, kalau dikasih 2 ribu ya diambil, dikasih seribu ya diambil. Jadi jangan ada perkataan ini itu di masyarakat karena ya memang blangko itu ranahnya pusat, bukan ranah kami.” ungkapnya saat diwawancara, Selasa (11/6/2019). (ct1)

Reporter : Afsal Muhammad
Editor : M Reza Fauzie

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker