Gaya Hidup
Trending

Kamu Masih Jomblo? Ada 3.367 Janda Muda di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Karangtengah – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Cianjur mencatat ada 3.631 perkara cerai sejak Januari sampai Oktober di Kabupaten Cianjur. Sekitar 90 persen di antaranya sudah diputuskan, 78 persen merupakan usia muda mulai usia 20 sampai 40 tahun.

Artinya perkara cerai yang sudah putus ada 3.367, baik cerai gugat maupun cerai talak. Berarti, ada 3.367 janda dan duda setelah putusan cerai di Pengadilan Agama Cianjur. Dari angka tersebut, pasangan yang cerai usia 40 tahun ke atas ada sekitar 22 persen.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur, Asep, S.ag M.H, mengatakan kebanyakan permasalahannya pertengkaran terus-menerus akibat faktor ekonomi.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur, Asep, S.ag M.H

“Seperti suami pengangguran sekitar 75 persen. Sedangkan istri yang menuntut ekonomi lebih, sekitar 25 persen,” ujarnya kepada Cianjur Today, Selasa (15/10/2019).

Asep menuturkan, pasangan yang bercerai dan berakhir menjadi duda dan janda berasal dari 32 Kecamatan. Ada juga dari luar kota.

“Misalnya Kecamatan Cianjur ada 12 persen, Cilaku 7 persen, Karangtengah 7 persen, Cibeber 7 persen, Cipanas 4 persen, Cibinong 2 persen, luar kota 1 persen dan yang lainnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebelum memasuki persidangan ada proses mediasi, Pengadilan Agama berusaha menjadi mediator. Itu dilakukan dengan harapan supaya tidak terjadi perceraian.

“Proses mediasi ini hukumnya wajib, agar mereka bisa kembali baikkan. Seandainya mereka sudah bulat ingin berpisah, maka bercerai pun harus secara baik – baik yaitu melalui Pengadilan Agama,” tandasnya.(yan)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button