Today

Kasus Covid-19 di Cianjur Melonjak, Satgas Klaim Akibat Terlambat Input Data

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Cianjur terus melonjak. Bahkan, dalam sehari angkanya bisa mencapai ratusan kasus baru.

Sebelumnya, untuk angka kasus terkonfirmasi positif sebanyak 11.168 orang, kini jumlahnya menjadi 11.558 atau bertambah sebanyak 390 kasus baru.

Pertambahan kasus juga terjadi pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Cianjur yang tengah menjalani isolasi dari sehari sebelumnya sebanyak 1.263 pasien, kini meningkat menjadi 1.284 pasien atau terjadi penambahan pasien sebanyak 21 orang.

Sementara kasus kematian akibat terpapar virus Corona mengalami penambahan sebanyak delapan kasus, dari sebelumnya 277 kasus menjadi 285 kasus kematian.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, kasus Covid-19 di Cianjur melonjak terjadi akibat keterlambatan penginputan data pada website covid19.cianjurkab.go.id.

“Mungkin karena keterlambatan input data saja. Sehingga, datanya mengalami lonjakan yang signifikan. Terdapat beberapa petugas yang tengah menjalani isolasi, sehingga input data terlambat,” jelas Yusman dihubungi Cianjur Today, Kamis (5/8/2021).

Yusman mengungkapkan, pemerintah menggencarkan 3T atau testing, tracing, dan treatment untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

“Kami juga terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi di masyarakat, dengan harapan segera mencapai target herd immunity,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy mengungkapkan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dapat menekan angka penularan.

Dijelaskan Irvan, untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sebagian besar disertai penyakit bawaan atau komorbid.

“Tingkat kewaspadaan harus tetap dijaga dengan menerapkan prokes ketat, karena Corona masih ada. Namun upaya untuk menekan angka penularan, lebih ditingkatkan,” tandasnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button