Today

Kasus Covid-19 Terus Menurun, Cianjur Tetap Optimistis Bisa PPKM Level 1

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur terus menurun secara signifikan. Dari sebelumnya 500 kasus per pekan, kini hanya 70 kasus saja.

Akan tetapi, Kabupaten Cianjur hingga kini masih bertahan level 2, setelah sempat digadang-gadang menjadi Level 1 PPKM melalui data perkembangan Asesmen Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat pada periode 4 September hingga 11 September 2021.

Hal tersebut terjadi karena, aturan baru penilaian PPKM level yang dikeluarkan Menteri Koordinator Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (13/09/2021) yang diumumkan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irfan Nur Fauzy mengatakan, jajarannya telah memaksimalkan tracing kepada masyarakat secara masif dengan hasil positif rate berkisar 0,5 persen.

Berdasarkan data, lanjut Irfan, dari sebanyak 10.480 Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Cianjur, sebanyak 10.415 RT di antaranya berada di zona hijau penyebaran dan penularan Covid-19.

“Kasus barunya (Covid-19) terus menurun, kini hanya terdapat 70 kasus baru per pekan. Untuk RT yang zona hijau, kini sudah mencapai 99,5 persen dan hanya 65 lingkungan RT yang masih berada di zona kuning,” ujar Irfan kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Irvan mengatakan, penurunan kasus Covid-19 di setiap wilayah RT, ia pun optimistis Cianjur bisa masuk dalam PPKM Level 1 pekan depan.

“Apalagi tingkat kematian selama 4 pekan terakhir nol, kemudian keterisian tempat tidur juga rendah. Tidak lama lagi Cianjur bisa turun ke PPKM Level 1,” ucap dia.

Bupati Cianjur, Herman Suherman meminta masyarakat Cianjur, untuk tidak lengah dengan menurunnya kasus penyebaran Covif-19 dan tetap menjaga prokes.

“Saya yakin dan optimistis, Cianjur bisa masuk dalam wilayah PPKM Level 1, karena angka penyebaran Covid-19 sudah berada di bawah rate nasional,” singkat Herman.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button