Today

Kasus Covid Makin Tinggi, Haruskah Kebijakan Ganjil Genap Diterapkan di Cianjur? Begini Penjelasannya

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kota Bogor sudah menerapkan kebijakan ganjil genap untuk meminimalisir laju lalulintas dan pergerakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Namun, apakah Kabupaten Cianjur pun akan ikut menerapkan kebijakan tersebut?

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, kebijakan ganjil genap yang diberlakukan di Kota Bogor bisa saja diikuti semua daerah termasuk Kabupaten Cianjur apabila bermanfaat.

“Kita coba, mudah-mudahan itu efektif. Karena dengan adanya ganjil genap bisa meminimalisir kendaran yang akan melaju ke arah Puncak. Kemungkinan akan diikuti oleh semua daerah kalau aturan tersebut bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya kepada Cianjur Today, Rabu (17/2/2021).

Sementara itu, Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum membahas ke arah kebijakan ganjil genap. Namun, menurutnya, bisa saja diberlakukan apabila ada kajian lebih lanjut.

“Sampai saat ini belum, kami masih fokus ke RT dan RW dulu. Mungkin saja bisa dikaji dari pergerakan orang itu kan nanti bisa dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur yang mengkaji itu,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Cianjur, Muhammad Iqbal. Ia mengatakan, belum ada pembahasan apapun soal ganjil genap di Dishub Cianjur.

“Memang Kabupaten Cianjur laju kendaraanya tidak sama seperti kota besar, seperti Jakarta, Bogor, dan Bandung,” paparnya.

Selain itu, Iqbal menyebut, masyarakat Cianjur masih terbilang patuh terhadap aturan pemerintah yang diterbitkan demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat Cianjur pun notabene masih taat terhadap aturan yang diterbitkan oleh pemerintah. Ketika harus PSBB ya masyarakat taat, sehingga jalan masih terpantau sepi dan lengang,” tandasnya.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks