Today

Kekerasan Terhadap Ulama Jangan Sampai Terulang

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf, meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penusukan Syekh Ali Jaber, beberapa waktu lalu. Ia pun sebelumnya pernah meminta agar tabayun dalam menyikapi permasalahan ini.

“Sebelumnya saya pernah bicara tabayun. Tabayun di sini maksudnya tuntaskan. Ketika belum jelas sudah disebut gila. Itu jadi marah kan,” katanya kepada wartawan, belum lama ini.

Kini, lanjutnya, telah jelas bahwa pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara hingga hukuman mati. Kasus penusukan Syekh Ali Jaber menjadi perhatian agar waspada.

“Artinya ini membuktikan keseriusan aparat dalam menyelesaikan mengusut tuntas pelaku itu sendiri. Tentunya ini juga jadi perhatian atau kewaspadaan dari para mubaligh atau para ulama di situasi ini. Kalau katakan aman ya aman tapi waspada itu harus,” kata dia.

Ia pun menjelaskan, kalau perlu ulama harus mendapatkan pengawalan. Abdul Rauf menyebut, kepolisian Jawa Barat pun siap untuk melakukan pengawalan kepada ulama sesuai arahan Menkopolhukam.

“Artinya saya lihat pemerintah juga serius menyikapi masalah ini. Kami berharap jangan sampai terulang kasus atau yang pernah terjadi khususnya kejadian Syekh Ali Jaber,” kata dia.

Ia menyesalkan adanya kekerasan atau penganiayaan terhadap ulama. “Kami sangat menyesalkan dan mudah-mudahan tidak terulang kembali.” tukasnya.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button