Today

Kenaikan Retribusi ODTW Cibodas Dinilai Tak Transparan

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – DPRD Kabupaten Cianjur meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih transparan terkait kenaikan Pungutan Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Cibodas.

DPRD Kabupaten Cianjur meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih transparan terkait kenaikan Pungutan ODTW Cibodas.

Pasalnya, kenaikan pungutan melalui sejumlah OPD di pintu masuk ODTW Cibodas sejak beberapa waktu lalu tersebut, banyak mendapat keluhan masyarakat.

“Kami minta Pemkab Cianjur untuk lebih transparan dengan apa saja yang didapat warga dari adanya pungutan retribusi ke ODTW tersebut. Karena, hampir sebagian besar pengunjung mengeluhkan banyaknya pungutan saat berwisata ke kasawan tersebut,” ujar anggota Komisi B DPRD Cianjur, Cecep Syaepudin Zuhri kepada Cianjur Today, baru-baru ini.

Menurutnya, meski target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cianjur saat ini mengalami kenaikan, hal itu tentu harus sebanding dengan terealisasinya pembangunan di Cianjur.

“Dengan naiknya PAD Cianjur, semuanya harus sebanding dalam upaya menggali potensi secara bersama-sama. Jadi tidak ada yang dirugikan dengan kebijakan yang ada,” tuturnya.

Cecep menegaskan, yang terpenting saat ini adalah target bisa sesuai dengan keadaan serta kondisi masyarakat Cianjur pascapandemi dan aturan PPKM kemarin.

“Intinya kalau untuk membangun Cianjur lebih baik, saya secara pribadi dan Komisi B pasti akan mendukung adanya target PAD yang saat ini naik,” sebutnya.

“Sehingga, segala bentuk pembangunan yang belum terwujud bisa terealisasi,” tambahnya.

Retribusi ODTW Cibodas Dikeluhkan Warga

Sebelumnya diberitakan, retribusi di pintu masuk Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Cibodas saat ini sudah naik lagi.

Tarif per orang yang hendak masuk mencapai Rp12 ribu. Itupun belum termasuk tarif kendaraan roda dua, empat, dan bus.

Salah seorang warga sekitar, Arif (18) mengatakan, sebelumnya tarif retribusi per orang hanya dikenakan Rp5 ribu dan belum termasuk kendaraan.

“Nah, sekarang saya ke Cibodas lagi, ada kenaikan jadi Rp12 ribu per orang, motor Rp5 ribu, dan mobil Rp10 ribu,” ujarnya kepada Cianjur Today, Minggu (19/12/2021).

Menurutnya, pengunjung yang mengeluhkan kenaikan tersebut dan dikhawatirkan dapat berdampak pada kurangnya minat masuk ke objek wisata.

“Saya sudah banyak ngobrol dengan pengunjung yang datang, memang banyak yang mengeluh juga. Karena kalau dipatok, itu bisa menjadi Rp17 ribu per orang menggunakan motor, apalagi berdua atau satu keluarga di mobil,” tambahnya.

Arif berharap, agar retribusi ODTW Cibodas kembali satu pintu dengan tarif semula.

“Saya berharap sih, jangan seperti ini. Kasian para pedagang warungnya selalu sepi. Lebih balik seperti dulu aja dikenakan tarif satu pintu,” tandasnya. (ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button