Today

Kenal Lebih Dekat dengan IEA Cianjur, Relawan ‘Pengawal’ Ambulans

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Indonesia Escorting Ambulance (IEA) Cianjur Raya merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial. Kegiatannya ikut membantu mengondisikan dan pengawalan ambulans yang terkena macet dan terhambat di jalanan.

Anggotanya terdiri dari 50 anggota dari kalangan pelajar, karyawan swasta, dan relawan kemanusiaan. IEA Cianjur Raya mengawal ambulans sebagai bentuk penyadaran terhadap masyarakat, akan pentingnya memberikan jalan terhadap ambulans saat darurat.

Wakil Ketua IEA Cianjur Raya, Reno, mengatakan misi komunitas selain untuk mempererat tali silaturahmi juga menajalin persaudaraan. Bagi masyarakat yang membutuhkan pengawalan ambulans bisa menghubungi melalui media sosial IEA Cianjur.

Ia meyebutkan, sering kali orang-orang berfikir bahwa meminta pengawalan ambulans memerlukan biaya. Padahal tidak ada pembayaran apapun.

“Sering dikira dibayar, padahal kita melakukannya tanpa harapan materi sedikit pun,” kata Reno kepada Cianjur Today, Kamis (5/3/2020).

Tidak mudah dalam melakukan pengawalan ambulans, mereka juga sering mendapatkan hambatan. Misalnya kurangnya pengertian dari masyarakat hingga ditilang pihak berwajib.

Reno mengimbau kepada masyarakat untuk memberi jalan kepada kendaraan yang sifatnya darurat seperti ambulans. IEA Cianjur Raya berharap ke depannya bisa diakui pemerintah agar semakin banyak yang ikut berpartisipasi.

“Harapan ke depan supaya keberadaan kita bisa diakui oleh pemerintah Cianjur. Agar lebih banyak pemuda pemudi yang bisa bergabung dengan kita,” tambahnya.

Selain mengondisikan ambulans, IEA Cianjur Raya juga sering mengikuti acara sosial lain. Seperti santunan, menolong pasien tidak mampu bersama organisasi lain, dan pergi ke tempat bencana alam.

Reno juga bercerita, pihaknya bercita-cita memiliki ambulans sendiri. Hal itu agar bisa digunakan untuk kegiatan sosial laninya, seperti membantu dhuafa dalam mendapatkan pelayanan ambulans.

“Kita punya cita-cita untuk memiliki ambulans sendiri atau mobil siaga yang dapat digunakan untuk umum. Terutama untuk kaum dhuafa atau kurang mampu dalam mendapatkan pelayanan ambulans,” tutupnya.(ct4/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks