Today

Khas Ramadan, Penjual Bedug Musiman Kian Ramai Diburu Pembeli

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, para penjual bedug musiman mulai ramai diburu pembeli dari berbagai daerah.

Bukan hanya menjadi ciri khas saat Ramadan dan Idul Fitri saja, namun bedug menjadi barang langka, karena tidak bisa dijumpai setiap saat pada bulan lainnya.

Penjual Bedug Musiman (42), Ismail mengatakan, penjualan bedug menjelang Idul Fitri tahun ini, cukup banyak pembeli yang datang.

Menurutnya, jika dibandingkan tahun lalu, suasana Ramadan tahun ini sangat berbeda dan lebih hidup. Meskipun, lanjutnya, ada banyak penyekatan dan larangan mudik oleh pemerintah terkait antisipasi Covid-19.

“Alhamdulillah tahun ini lebih ramai. Namun, satu minggu atau tiga hari sebelum Idul Fitri biasanya jadi puncak pembeli datang,” ujarnya kepada Cianjur Today, Minggu (2/5/2021).

Ismail mengungkapkan, ia sudah sepuluh hari menjajakan bedug di Jalan KH Sya’ban Kelurahan Solokanpandan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah tiap hari ada saja yang beli,” ucapnya.

Menurutnya, ada banyak variatif harga bedug yang dibanderol tergantung dari ukuran besar dan kecilnya. Bahan yang digunakan untuk membuat bedug pun terbilang sederhana, hanya menggunakan drum bekas dan kulit sapi.

Namun, lanjutnya, kulit sapi ini adalah kulit sapi asli, sehingga akan awet jika digunakan dan dirawat dengan baik.

“Harga bedug saya jual mulai dari Rp30 ribu untuk ukuran kecil. Sementara ukuran sedang Rp400-600 ribu dan ukuran yang besar seharga Rp1,5 jutaan,” paparnya.

Salah seorang pembeli dari Desa Sukataris Karangtengah, Iwan Kurniawan (40) mengatakan, bedug adalah simbol yang erat kaitannya dengan masjid dan ke-Islaman.

Tentunya, lanjut Iwan, bedug menjadi ciri khas unik yang tidak ada pada bulan-bulan lainnya.

“Saya sengaja beli bedug yang ukurannya kecil untuk hadiah anak saya. Selain itu, bedug itu memang sangat unik dan dan saya juga tertarik melihatnya. Kan hanya ada saat momen Ramadan dan Idul Fitri saja,” tandasnya.(ct10/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button