Pilkada Cianjur 2020

Kiki Setiawan Janjikan Dana RT Rp15 Juta per Tahun

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Bakal Calon Bupati Cianjur, Mayor (Purn) Kiki Setiawan, menjanjikan Dana RT naik menjadi Rp15 Juta per tahun. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (DPC ARWT) pada Senin (8/6/2020).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Ketua PAC ARWT Se-Kabupaten Cianjur. Mereka menyampaikan berbagai keluhan dan masukan saran terkait kondisi pembangunan di Kabupaten Cianjur di tingkat RT.

Kiki Setiawan menyampaikan, salah satu gagasannya berupa Insentif Program Warga (IPW). Mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di tingkat RT, yang bisa diterapkan untuk bidang keagamaan, ekonomi, kesehatan, infrastuktur, dan pendidikan.

“Jika saya dipercaya untuk menjadi Bupati Cianjur, maka saya berjanji akan meningkatkan Program Dana RT menjadi Rp 15 juta per RT per tahun,” paparnya dalam diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, Kiki Setiawan juga diberi kesempatan untuk memaparkan gambaran Visi Cianjur Madani. Termasuk beberapa gagasan program kerja yang ditawarkan untuk membangun Kabupaten Cianjur.

“Para ketua RT jangan pernah dijadikan objek politik, tapi juga harus dilibatkan sebagai subjek politik. Tidak hanya diberi insentif saja tapi juga diberi kekuatan kebijakan untuk punya peran dalam membangun daerahnya dengan pengalokasian anggaran,” tambahnya.

Selain menyampaikan alasannya maju menjadi Bakal Calon Bupati Cianjur, ia juga memaparkan Visi Cianjur Madani dan Mandiri kepada para pengurus DPC ARWT Kabupaten Cianjur.

“Visi Cianjur Madani – Cianjur sebagai Puncak Peradaban di segala bidang. Hal ini bisa terwujud dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, di antaranya adalah DPC ARWT yang merupakan para tokoh masyarakat, ketua RT dan RW se-Kabupaten Cianjur. Sebab saya tidak akan pernah bisa membangun CIanjur sendirian,” tambahnya.

Butuh Ketegasan

Sementara itu Ketua umum DPC ARWT Kabupaten Cianjur, Ahmad Gunawan, mengatakan dulu para ketua RT memiliki Program Dana RT. Dana tersebut membuat ketua RT mampu membangun dan memiliki kebijakan dalam pembangunan di tingkat RT.

“Sekarang sudah tidak ada, hanya tinggal insentif untuk Ketua RT saja sebesar Rp 400.000 per bulan. Tidak memiliki peran atau kekuatan untuk menggerakan warganya dalam proses pembangunan secara merata dengan berbasis anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Cianjur membutuhkan figur pemimpin yang memiliki ketegasan dan komitmen dalam bersikap. Terutama yang bisa merealisasikan janjinya untuk membangun masyarakat.

“Bukan terkait masalah pribadi atau organisasi DPC ARWT yang kami permasalahkan, tapi ini terkait bagaimana upaya pemerintah daerah memperlakukan para ketua RT RW,” tuturnya.

Gunawan menambahkan, jika hanya insentif RT saja yang digelontorkan dan menghilangkan Dana RT tentu ini tidak adil. “Tidak sesuai harapan kami yang merupakan asosiasi para ketua RT,” tambahnya.

Usep Setiawan, Pendiri DPC ARWT Cianjur yanf juga moderator pada pertemuan tersebut memaparkan diskusi yang digelar membawa harapan baru dan memunculkan berbagai gagasan pembangunan Cianjur ke depan. Salah satunya dengan melibatkan keberadaan para ketua RT se-Kabupaten Cianjur.

Selama 12 tahun Kiki sebagai prajurit TNI AU sampai tahun 2018. Kini sosok muda bersahaja alumni ITB dan penghafal Al Quran itu sedang berusaha berjuang mengabdikan diri terjun ke Politik. Demi membangun peradaban Cianjur yang Madani dan Mandiri.(*)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button