Today

Kisah di Balik Manusia Silver yang Berkeliling di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Pernahkah anda melihat manusia silver yang berkeliling di Cianjur? Jika pernah, mungkin di antaranya adalah Agam (27) dan Sobur (25), dua pria asal Bandung. Mereka biasa terlihat mulai pukul 08.00 sedang bernyanyi dan sesekali bergaya layaknya patung yang terbuat dari logam berwarna perak di lapang depan Istana Cipanas.

Sebagai manusia silver, sekujur tubuh dua pria ini diguyur cat warna perak dari ujung rambut hingga ujung kaki. Keduanya menggunakan kaos lengan pendek dan celana panjang serta bandana. Agam dan Sobur bertelanjang kaki dengan lumuran cat yang tak merata, sehingga masih menyisakan warna kulit aslinya.

“Saya dan temen jadi manusia silver sudah 11 tahun, mirip sama yang ada di Bandung. Biasanya dari jam 08.00 sampai sore, kadang malam juga,” ujar Agam saat diwawancara Cianjur Today, Minggu (30/8/2020).

Mereka menggunakan cat sablon dicampur minyak tanah atau minyak goreng. Beraksi di sekitaran Cipanas Cianjur, di antara tempat yang ramai. “Kadang saya mangkal di lapang depan istana, di pasar, di Puncak, di Cianjur juga. Terus di Bekasi, Depok, Bandung, Bogor,” ungkapnya.

Keduanya tak punya motif khusus saat beraksi. Namun sebagai kepala keluarga harus mengambil pekerjaan apapun demi mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain memenuhi kebutuhannya, mereka pun tak lupa berbagi untuk sesama.

“Uang yang diperoleh biasa digunakan untuk makan keluarga. Selain itu juga ada komunitasnya yang bervisi ‘diawali dari meminta untuk memberi’. Jadi hasilnya dibagi dua 50 persen untuk kita 50 persen lagi untuk diberikan kepada anak yatim dan duafa,” tambahnya.

Bila merasa lelah, keduanya duduk sebentar di tempat yang teduh. Mereka tak keberatan melakukan aksi tersebut. Pendapatannya bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga, dan bisa berbagi kepada anak yatim walupun bagaimana kondisinya.(ct6/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button