Today

Kisah Haru Badut Mickey Mouse Asal Cipanas: Diejek Tetangga hingga Dikasih Kertas

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Banyak yang tak ingin melewatkan berfoto dengan badut tokoh Disney, satu di antaranya Mickey Mouse. Dimana pun sosoknya jadi incaran banyak orang untuk menyempatkan foto bersama.

Namun tak banyak yang tahu sosok di dalam badut itu. Bagaimana rasanya mengenakan kostum selama berjam-jam demi menghibur masyarakat, terutama anak-anak. Abui (38), adalah salah satunya. Warga Cipanas, Cianjur itu sudah beberapa tahun menjadi badut Mickey Mouse. Pekerjaannya itu bukan yang utama, melainkan sampingan.

“Baru tiga tahun kang untuk ngamen badutnya, ini juga sebetulnya bukan kerjaan utama saya. Ini mah hanya sampingan,” ujarnya saat kepada Cianjur Today, Minggu (13/9/2020).

Selain menjadi badut Mickey Mouse, ayah dua orang anak itu bekerja sebagai pengemudi ojek. Posisinya sebagai tulang punggung keluarga membuatnya harus bekerja keras karena penghasilan tak menentu.

“Penghasilan saya tidak menentu. Kalau ramai kadang sehari bisa Rp100 ribu. Kalau sepi paling Rp50 ribu. Itu pun baru cukup untuk sewa kostum, belum lagi buat makan minum di luar. Untuk ke rumah juga sedikit,” tambahnya.

Biasanya, ia beraksi sebagai badut setiap Sabtu dan Minggu. Selain itu, untuk menambah penghasipannya, ia juga menerima orderan acara ulang tahun anak-anak atau sebagai badut.

Tetap Senang

“Saya juga terima orderan manggung badut di acara ulang tahun. Jadi ketika ada orderan gak ngojek dulu karena lumayan buat ke rumah. Apalagi kalo yang nyewanya baik, suka dikasih bingkisan pulangnya,” tambah Abui.

Menjalankan pekerjaannya tidak selalu mudah. Terkadang ejekan hingga tipuan menghampirinya. Meski begitu ia tetap senang menghibur anak-anak.

“Yah namanya juga tukang badut kaya gini pasti ada yang ngejek, termasuk tetangga saya dan teman-teman juga ada. Selain itu ketika di keramaian saat mengamen, pernah juga dikasih kertas bukan uang,” tuturnya.

Apa pun itu, Abui tetap bersyukur dapat menafkahi keluarganya. Tak peduli ejekan siapapun, yang penting dapur tetap ngebul. “Tapi saya bersyukur yang penting kerjaan halal, kebutuhan dua anak dan istri terpenuhi. Gak apa-apa walau orang mengejek saya,” tandasnya.(ct6/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button