Today

Klarifikasi, Dokter Cecep Wahyudin Minta Maaf

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pakar kedokteran hewan dan pengusaha Cianjur, Dokter Cecep (DC) Wahyudin, mengonfirmasi video kritikan yang viral ketika penyemprotan disinfektan di sekitar Lapangan Istana Cipanas, Senin (23/03/2020) lalu. Ia mengklarifikasi melalui video yang diunggah fanspage resmi Sahabat Muda Dokter Cecep.

Ketika melakukan klarifikasi, drh Cecep tengah melakukan isolasi mandiri di daerah Jakarta karena sempat bertemu dengan teman-temannya yang memiliki tinggi resiko Covid-19. Ia pun mengakui video yang beredar itu direkam olehnya.

“Pada hari ini saya sampaikan, betul video tersebut adalah saya yang buat, dengan maksud kebutuhan pribadi tidak untuk dipublikasi, saya tidak pernah menshare ke medsos manapun,” katanya dalam video itu.

Ia pun mengungkapkan, video tersebut dibuat untuk mengungkapkan kekecewaan dan kekhawatirannya karena melihat kerumunan yang banyak terjadi pada saat itu.

“Ketika maklumat dari kapolri sudah keluar di mana adanya pelarangan kerumunan masa yang lebih dari 20 orang jika memang tidak dibutuhkan,” katanya.

Sedang Dalam Perjalanan

Ia menceritakan, saat itu ia sedang dalam perjalanan menuju salah satu apotek di daerah Pasekon. Ketika sampai di Pasar Cipanas, ia melihat parkiran mobil yang cukup banyak. Lalu, ia pun terkejut dan langsung menduga bahwa ada kerumunan massa.

“Dengan refleks dan spontan saya merekam. Dan spontan saya menyampaikan ketidakberesan ketika masyarakat harus diam di rumah ini ada kerumunan masa,” ungkapnya.

Namun, ia pun berharap masyarakat bisa bekerja sama demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Selain itu, ia pun mengapresiasi usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang saat itu melakukan penyemprotan disinfeksi.

“Dalam kejadian pandemi, hal itu adalah usaha. Saya sangat apresiasi. Namun, saya menyesalkan kerumunan massa yang cukup besar,” katanya.

Dengan demikian, ia pun meminta maaf atas kesalahan dan kecerobohan yang diperbuatnya. Ia pun meminta maaf kepada seluruh pihak khususnya Forkopimda Cianjur.

“Saya secara pribadi mengucapkan maaf sebesar-besarnya, atas keteledoran saya yang menggunakan bahasa yang tidak sebagaimana mestinya. Itu hanya spontanitas dan kegalauan saya melihat hal yang tidak semestinya. Kepada seluruh pihak khususnya Forkopimda saya memohon maaf.” Tutupnya.(afs)

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker