Today

Klinik Harapan Sehat dan Kodim 0608 Cianjur Renovasi Dua Rutilahu

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Klinik Harapan Sehat telah merenovasi dua rumah tak layak huni (Rutilahu) di Kampung Cilaku Empang RT 01/RW 01, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Jumat (21/08/2020). Rumah itu dibangun menggunakan batako berbahan plastik daur ulang dan diresmikan Dandim 0608 Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuriyadi.

Rumah pertama, milik Mamat Tarmudin alias Abo (50) yang sebelumnya tidak memiliki kamar mandi. Bahkan, ia harus berjalan kaki sejauh 50 meter untuk mandi dan buang air besar ke sungai Ciliwung. Kini, ia mengaku lega karena rumahnya sudah kokoh dan memiliki kamar mandi.

“Saya bersyukur pak, sekarang buang air tak ke sungai lagi karena punya kamar mandi,” tuturnya, Jumat (21/8/2020).

Rumah milik Isop Sopiah (60) pun kini telah bagus dan kokoh. Sebelumnya, rumah miliknya berkonsep panggung zaman dulu. Ia mengaku senang telah rumahnya diperbaiki.

“Alhamdulillah, terima kasih ya Allah telah membangun rumah yang bagus,” singkatnya.

Menggunakan Konsep Merah Putih

Direktur Klinik Harapan Sehat Cianjur, dr Yusuf Nugraha, mengatakan Rutilahu yang kini ia perbaiki merupakan rumah yang ke 181 dan 182. Ia pun menggunakan konsep merah putih.

“Bedah rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni konsep merah putih rumah senyum ibu pertiwi yang ke 181-182. Rumah itu dibangun dari batako daur ulang sampah plastik campuran sampah plastik,” jelas dia

Dirinya mengungkapkan, sampah plastik yang digunakan merupakan hasil penukaran berobat gratis bagi pasien tidak mampu ke klinik harapan sehat.

“Pembangunan rumah ini, kerjasama Kodim 0608 dengan klinik harapan sehat,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur Letkol Kav Ricky Arinuryadi, mengatakan, pembangunan rumah yang awalnya rumah kurang layak menjadi lebih layak ini merupakan kerja sama antara Kodim 0608 dengan Klinik Harapan Sehat.

“Kerjasama dengan Klinik Harapan Sehat yang dipromotori oleh dokter Yusuf Nugraha kemudian ada Pak Haji Aris dan semua masyarakat kampung Empang Cilaku,” katanya.

Bahkan, ia menyebut, batako yang digunakan merupakan campuran dari limbah plastik sebanyak 70 persen. Kemudian, bahan itu dicampurkan ke dalam bahan batako.

“Jadi ini rumah yang berasal dari bahan ramah lingkungan.” tutupnya.(afs)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button