Today

Kokom, Seorang Warga Mande Tinggal Satu Atap Bersama Kandang Domba

CIANJURTODAY.COM, Mande – Kokom (70), seorang warga Kampung Babakan Cikorobokan RT 02/RW 05, Desa Cikidangbayang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur tinggal di sebuah rumah yang tidak layak huni dekat kandang domba.

Kokom saat ini terpaksa tinggal berdampingan dengan sebuah rumah berbentuk saung satu atap dengan kandang domba.

Pasalnya rumah panggung yang ia tempati habis terbakar karena dibakar oleh anaknya yang diketahui menderita gangguan jiwa. Bahkan perbuatan tersebut dilakukan anaknya sudah berlangsung dua kali.

Selain itu potret kemiskinan yang dialami Kokom sangat terlihat dari kesehariannya yang bekerja sebagai buruh tani. Upah yang ia terima Rp40 ribu hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari bersama kedua anaknya.

Untuk makan sehari-hari terkadang ia harus membuat bubur agar beras yang ia dapatkan bisa dihemat untuk esok hari.

Kokom mengatakan, ia tak punya pilihan sehingga bersama anaknya harus tinggal di saung tersebut bersama kandang domba.

“Saya sudah dua tahun 7 bulan tinggal di sini, itu setelah rumah saya dua kali dibakar oleh anak saya sendiri,” tuturnya kepada Cianjur Today, Senin (9/8/2021).

Anak kokom kini sudah berangsur membaik, tetapi belum bisa melakukan apapun dan ia sudah tak mengamuk lagi.

“Dulu sempat dibawa ke Bandung dan diberi obat, kini sudah dua bulan tak minum obat lagi,” ujarnya.

Kokom mengungkapkan, sempat mendapatkan bantuan BPNT sebanyak tiga kali namun saat ini tak lagi didapatnya.

“Insyaallah selalu bersyukur badan masih kuat untuk menjadi buruh tani dan mencari rumput untuk domba titipan yang berada di saung. Saya hanya berdoa semoga sehat saja pak, supaya bisa terus merawat anak saya,” ungkapnya.

Kokom berharap dapat memeriksakan kondisi anaknya saat ini namun terkendala biaya.

“Sekarang sudah berani meninggalkan rumah agak lama karena anak saya terlihat sudah membaik,” pungkasnya.(ct9/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami