Today

Komisi A DPRD Cianjur: Pemkab Jangan Pelit Informasi Terkait Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Isnaeni mengkritik pejabat di Kabupaten Cianjur soal keterbukaan informasi Covid-19 yang seharusnya transparan pada masyarakat.

Isnaeni menilai, informasi yang benar atau valid sangat diperlukan masyarakat, sehingga dapat membuat masyarakat untuk turut membantu melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pejabat di Kabupaten Cianjur tidak boleh pelit informasi apapun juga, harus dilayani dengan baik. Karena di Perda kita juga ada keterbukaan informasi. Selain itu informasi pun penting bagi masyarakat, keberadaan informasi yang benar sangat diperlukan,” tuturnya kepada Cianjur Today, Senin (21/12/2020).

Isnaeni menjelaskan, informasi Covid-19 yang valid atau benar sangat diperlukan sebagai salah satu langkah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur, sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Informasi akurat tentunya sangat masyarakat perlukan, selain menjadi kewaspadaan. Namun masyarakat juga bisa melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga tanpa adanya perintah pun masyarakat secara mandiri menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia mengimbau Pemkab Cianjur agar tidak pelit dan menutupi informasi soal Covid-19 ke masyarakat.

“Intinya jangan menutupi, apalagi pelit dalam informasi yang harus disampaikan kepada masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur, Yana Nurjaman mengatakan, publik menyayangkan sikap Pemkab Cianjur yang pelit memberikan informasi soal kondisi pandemi Covid-19 dari mulai orang yang terpapar, positif, sampai anggaran yang disalurkan.

“Terbatasnya informasi terhadap publik mengakibatkan masyarakat mengabaikan apa yang seharusnya dihindari. Selain itu, tak sedikit masyarakat yang tidak percaya dengan adanya Covid-19, sehingga keterbukaan informasi sangatlah diperlukan,” paparnya.

Yana mengungkapkan, sepahit apapun informasi yang harus disampaikan kepada masyarakat tetap perlu dibuka di hadapan publik dan jangan ada apapun yang disembunyikan.

“Sepahit apapun itu, bukalah di publik seluas-luasnya, agar bisa menjadi pegangan masyarakat Cianjur untuk terus melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks