PendidikanToday

Komite Sekolah Tingkat SD di Cianjur Diberi Pembinaan

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Dewan Pendidikan bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur menggelar pembinaan komite sekolah tingkat SD di Gedung PGRI Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Senin (31/08/2020). Kegiatan merupakan rangkaian kegiatan lanjutan dalam memberikan pemahaman bagi para komite sekolah di Kabupaten Cianjur.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Awaludin, mengatakan, pembinaan untuk komite sekolah ini telah berlangsung sejak 6 Agustus 2020. Untuk tingkat SMP hampir selesai, tingkat SD baru dua kecamatan, sementara untuk tingkat SMA baru akan digelar Oktober 2020 mendatang.

“Kita melihat pihak sekolah dengan komite sekolah perlu ada penguatan tentang sinergisitas antarmereka, supaya mengetahui peran dan fungsi serta tugasnya masing-masing. Memang ada beberapa juga komite sekolah yang aktif dan tidak aktif,” tuturnya kepada Cianjur Today, Senin (31/08/2020).

Ia menyebut, komite sekolah yang tidak aktif perlu diberikan dukungan dan pemahaman soal peran dan fungsi komite sekolah. Sebab, tugas mereka sangat strategis untuk memajukan sekolah.

“Kalau bertumpu hanya pada BOS terbatas. Sementara sekolah tidak bisa menarik iuran, perlu ada peran komite sekolah yang optimal sehingga mereka bisa memajukan sekolah antara kepala sekolah dan komite sekolah bisa sinergi. Kalau sudah sinergi soal keterbatasan bangunan sarana dan parasana bisa diatasi,” ungkap dia.

Komite bisa meminta sumbangan ke berbagai pihak, mulai dari orang tua siswa, donatur, hingga suatu perusahaan. Sementara pihak sekolah tidak diizinkan, dan akan masuk Saber Pungli jika hal itu terjadi.

“Makanya pemberdayaan komite ini diperlukan, dasarnya permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang komite sekolah. Makanya saya atas nama dewan pendidikan merasa perlu mereka untuk diingatkan diberi semangat supaya bisa berdaya,” jelas dia.

Indahkan Rambu-rambu

Bagi komite yang telah bertugas selama puluhan tahun tetap diberikan pemahaman. Yaitu, peraturan-peraturan baru yang saat ini berlaku. Ia berharap, dengan adanya pembinaan ini komite sekolah bisa fokus memajukan sekolah.

“Karena kalau mengandalkan BOS saja, sekolah bisa bergerak. Kalau tak ada kadang sekolah kolaps. Maka ruang permendikbud ini bisa meng-cover kebutuhan yang ada di luar BOS dengan mengindahkan rambu-rambu.” tutupnya.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close