Bisnis Today

Koperasi Bumi UMKM Cianjur Sambut Hadirnya Aplikasi Simadu dan Simpul

CIANJURTODAY.COM, Cianjur– Koperasi Bumi UMKM Cianjur kini telah menjadi rumah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Cianjur.

Melalui koperasi ini, UMKM dapat melakukan pembelian bahan baku usaha yang lebih mudah dengan harga terjangkau.

Koperasi Bumi UMKM Cianjur adalah koperasi produsen yang beranggotakan para pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur dan sudah berdiri sejak 31 Januari 2021 lalu.

“Kami bergerak di bidang pengadaan kebutuhan bahan baku produksi dan bahan pendukung lainnya. Seperti peralatan produksi, kemasan, alat-alat pendukung di tempat usaha, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kelancaran usaha para anggota,” jelas Ketua Koperasi Bumi UMKM Cianjur, Yeni Yuniarti Rusmala (48) kepada Cianjur Today, Jumat (13/8/2021).

Yeni menjelaskan, dengan bergabung di Koperasi Bumi UMKM Cianjur, para anggota dapat saling memberikan dukungan dan mempromosikan produk sesama anggota di manapun dan kapanpun.

“Selain itu, kami juga saling membeli produk-produk anggota. Ketika perlu suatu barang, kami mencari dulu di grup anggota koperasi. Kalau tidak ada, baru mencari keluar,” lanjutnya.

Koperasi juga memberikan kelonggaran pembayaran semua pembelanjaan bahan baku dan bahan-bahan penunjang lainnya, dengan kata lain pembayaran bisa dengan cara menyicil.

Koperasi Bumi UMKM Cianjur memiliki anggota perorangan dan kini sudah berjumlah 135 orang.

Jumlah itu, lanjut Yeni, tersebar di beberapa kecamatan mulai dari Cianjur kota, Cibeber, Sukanagara, Cilaku, Cipanas, Cikalongkulon, Bojongpicung, Ciranjang, dan Pagelaran.

“Belum semua kecamatan terjangkau. Tapi mudah-mudahan beberapa waktu ke depan, kami bisa menjangkau semua kecamatan di Kabupaten Cianjur,” papar Yeni.

Sebagai penggerak pelaku UMKM Cianjur di masa pandemi, dukungan pemerintah tentu sangat diperlukan dalam pengembangannya.

Bertepatan di Hari Peringatan Hari UMKM Nasional 2021 yang jatuh pada Kamis (12/8/2021), Pemkab Cianjur meluncurkan Aplikasi Simadu dan Simpul.

Hadirnya aplikasi tersebut menjadi salah satu bukti, bahwa Pemkab Cianjur mulai memperhatikan UMKM.

“Jadi ada Sistem Manajemen Data UMKM Terpadu (Simadu) dan Sistem Informasi Pemasaran Produk UMKM Unggulan (Simpul). Simadu memuat seluruh data UMKM yang ada di Cianjur dan bisa diakses dengan hanya scanner barcode, sehingga mengakses data UMKM yang ada di Cianjur akan jauh lebih mudah,” jelas Yeni.

Sedangkan Simpul adalah e-Katalog produk-produk unggulan UMKM yang ada di Cianjur. Melalui aplikasi Simadu dan Simpul ini, diharapkan dapat membantu promosi dan pemasaran produk-produk UMKM secara lebih luas.

Yeni menuturkan, kendala yang secara umum saat ini dialami para pelaku UMKM di Cianjur adalah, situasi pandemi yang mengakibatkan daya beli masyarakat menjadi turun drastis.

Hal ini tentunya berpengaruh terhadap pemasaran, meskipun sekarang sudah banyak yang beralih dan memanfaatkan media online.

“Harapan ke depannya, tentu saja ingin semua UMKM Cianjur terus tumbuh, berkembang, dan sejahtera.
Selain itu, semoga produk-produknya bisa tembus ke pasar nasional dan internasional. Aamiin,” pungkas Yeni.(ega/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button