Today

Korban Letusan Gunung Semeru Bertambah, 14 Meninggal Dunia dan 53 Luka

CIANJURTODAY.COM – Korban letusan Gunung Semeru bertambah menjadi 14 orang meninggal dan 53 luka-luka. Bahkan di antaranya 35 orang luka berat dan 21 mengalami luka ringan.

Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari membenarkan adanya penambahan korban jiwa akibat letusan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

“Jumlah total korban jiwa bertambah satu orang dari rilis sebelumnya 13 orang,” ujarnya seperti diberitakan Tribunnews.com, Minggu (5/12/2021).

Ia menjelaskan, 35 orang yang mengalami luka berat dirawat di beberapa tempat yang berbeda.

Sebanyak 8 korban dirawat di RS Dokter Haryoto Lumajang, 16 korban di RSUD Pasirian, 3 korban di RS Bhayangkara Lumajang, dan 8 korban di Puskesmas Penanggal.

Akibat terkena lahar panas, beberapa korban mengalami luka bakar di tubuhnya. Di antaranya sejumlah penambang pasir di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Beberapa saat setelah Gunung Semeru erupsi lahar panas pun turun ke areal pertambangan, hingga menyebabkan korban terlambat melarikan diri.

Sekretaris Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Samsul Arifin mengatakan saat ini belum terdeteksi jumlah warga yang terluka akibat lahar panas.

Namun ada 3 warga dengan kulit terkena lahar panas yang merupakan sopir dari luar desa.

“Warga ngungsi di balai desa, sedangkan yang kena luka bakar langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.(ct7/bbs)

Selain itu, di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dikabarkan banyak warga terisolasi. Sebab, abu vulkanik telah hampir memadati dusun tersebut.(ct7/bbs)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button