Today

KPLHI: Penggunaan Styrofoam Harus Dikurangi

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kabupaten Cianjur menyoroti terhadap banyaknya sampah styrofoam. Apalagi dibuang tidak pada tempatnya yang mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Ketua KPLHI Cianjur, Hendy Zaeni, mengatakan, selain menimbulkan pencemaran lingkungan karana susah terurai, penggunaan styrofoam juga berbahaya bagi tubuh manusia jika terlalu sering digunakan. Menurutnya, aturan pelarangan styrofoam seperti di Kota Bandung perlu ditiru di Cianjur.

“Saya harap Pemkab Cianjur agar mengurangi penggunaan styrofoam khususnya untuk wadah makanan. Ini sangat perlu,” paparnya kepada Cianjurtoday.com, Minggu (17/2/2019).

Menurutnya, penggunaan styrofoam bisa diganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Misalnya kertas nasi atau daun seperti zaman dulu.

“Bisa diganti dengan yang ramah lingkungan, bisa berbahan kertas atau kembali ke zaman nenek moyang,” sebutnya.

Baca Juga: Atasi Banjir Cileuncang, Ini Pesan Ketua KPLHI Cianjur

KPLHI Sesalkan Maraknya Pohon Dipaku APK

Di sisi lain, Rizki, warga Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, mengatakan penggunaan styrofoam yang berlebihan kerap menimbulkan sampah yang menumpuk. Dia pun kerap menemukan selokan yang mampet akibat styrofoam.

“Sering lihat selokan yang mampet penuh styrofoam. Memang sudah sepatutnya beralih, diganti dengan bahan yang ramah lingkungan,” paparnya.

Dia pun mengusulkan agar pedagang atau produsen makanan yang menggunakan styrofoam, berganti ke bahan yang mudah terurai atau bisa didaur ulang. Misalnya cup plastik atau boks plastik.

“Kalau saya di Bandung beli seblak wadahnya pakai cup plastik. Jadi kalaupun dibuang bisa didaur ulang,” tandasnya. (Rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button