Today

KPM Bunisari Hanya Terima 8Kg Beras Dipastikan Hoaks

CIANJURTODAY, Warungkondang – Kabar yang beredar mengatakan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya menerima 8kg beras di Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang dipastikan HOAKS.

Kasi Kesra Desa Bunisari, Asep Saepulloh, mengatakan terdapat kekeliruan dalam pemberitaan tersebut. Ia mengatakan pihaknya sudah melaksanakan pengawasan ke lapangan dan tidak ditemukan KPM yang menerima beras 8kg dari E-warong.

“Pengiriman dan pembagian sudah sesuai, yaitu 9 kilo, itu sudah dikroscheck ke lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, dari isu yang beredar ada kesalahpahaman. Ada salah satu warga yang menerima bantuan membagikan beras yang diterimanya dengan warga yang tidak mendapat bantuan.

“Jadi ada penerima yang membagikan 1 kg beras ke salah satu jompo yang tidak menerima bantuan, sehingga dia hanya dapat 8 kg,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, hal itu pun terjadi setelah seluruh KPM menerima 9 KG beras dari E-Warong.

“Jadi itu sudah diluar dari kami, karena kami kan hanya mengawasi sampai beras tersebut diterima KPM. Kalau sudah diterima kan, itu hak KPM mau dibagikan atau tidak,” tambahnya.

Pemilik E-Warong yang membagikan beras di Desa Bunisari, Ii Sodikin, menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan KPM menerima bantuan beras sesuai aturan.

“Jadi sudah dicheck dan sudah sesuai pengiriman dari suplier. itu semua 9kg, dan kita bagikan 9kg ke KPM dan berasnya Premium,” ujarnya.

Senada, Salah seorang KPM. Edi (48) mengatakan dirinya menerima beras dari BPNT sebanyak 9 Kg.

“Sudah sesuai sih, kemarin itu 9kg warga yang lain juga segitu. katanya mah, sekarang 9kg itu karena berasnya dari Bulog tapi lebih bagus,” paparnya.

Penyaluran Bantuan BPNT Sudah Sesuai Aturan

Ditemui terpisah, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Warungkondang, Lili, mengatakan penyaluran program BPNT di Warungkondang kondusif tidak ada masalah.

“Karena kami pendamping sudah memastikan beras dengan kualitas premium diterima oleh KPM,” tegasnya.

Ia mengatakan saat ini KPM menerima 9Kg beras karena adanya perubahan kualitas beras BPNT.

“Kalau dulu yang diterima KPM 10kg, karena kualitasnya medium. Kalau sekarang kan kualitasnya premium,” jelasnya.

Lili menambahkan, perubahan tersebut karena sesuai dengan standar yang ditetapkan Dinas Sosial melalui Bulog.

“Pokoknya sesuai harga, itu kan aturan dari bulog, bukan dari kita,” jelasnya.

Ditanya terkait isu KPM hanya menerima 8kg bantuan beras, ia menyayangkan adanya pemberitaan yang keliru terkait penyaluran bantuan ini.

“Masyarakat Warungkondang dengan adanya KPM itu adem ayam, cuma ini adanya sentimen yang ingin menjatuhkan sesorang tapi malah merambat ke semua lini,” pungkasnya.(arm)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button