CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Sebanyak 4.968 calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Cianjur menjalani rapid test untuk menghindari penyebaran Covid-19. Kegiatan berlangsung di 45 puskesmas yang terdebar di Kabupaten Cianjur.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah, mengatakan, rapid test kali ini menyasar para calon PPDP untuk menjalani skrining awal sebelum bertugas. Dengan begitu, para petugas harus dipastikan negatif Covid-19 ketika bekerja.

“Ini dilakukan sebelum para petugas menjalani pemutakhiran data ke lapangan. Supaya mereka dipastikan negatif dari penyebaran Covid-19,” kata Selly kepada Cianjur Today, Rabu (8/7/2020).

Ia menyebut, hasil rapid test belum diketahui secara pasti. Sebab, harus terkumpul laporan dari setiap wilayah se-Kabupaten Cianjur nanti.

“Paling nanti antara sore atau besok. Mudah-mudahan secepatnya bisa diketahui,” katanya.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cipanas, Dodi Rahmat, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan wajib yang harus dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu.

Termasuk di dalamnya PPDP agar kesehatan bisa dicek, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik.

“Diiikuti oleh semua calon PPDP sebayak 230 (di Cipanas) karena ini adalah sebuah tahapan wajib sebagai mana dalam aturan KPU dan instruksi dari Bupati Cianjur,” ujarnya.

Ia mengakatakan, dari 230 calon anggota PPDP dari 7 desa di Kecamatan Cipanas seluruhnya nonreaktif. “Alhamdulillah semua hasilnya nonreaktif dan sekaligus terpilih sebagi anggota PPDP di Kecamatan Cipanas,” tandasnya.(ct6/rez)