Today

LIPI Ajak Masyarakat Cianjur ‘Melek’ IPTEK

CIANJURToday  – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggandeng Anggota DPR RI Komisi VII Joko Purwanto dalam acara Diseminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) untuk masyarakat Cianjur di Desa Sukamanah Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur (24/11/2018).

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Yayasan Ma’had Izzul Islam ini, bertema pemanfaatan dan penerapan IPTEK untuk masyarakat, dihadiri oleh ratusan warga, pelajar, dan tokoh masyarakat dari wilayah Kecamatan Karang Tengah.

Kepala Bidang Inkubasi dan Alih Teknologi Pusat Inovasi LIPI, Dr Sasa Sofyan Munawar mengatakan, LIPI gencar melakukan diseminasi IPTEK, agar semua penelitian bisa dimanfaatkan langsung pada masyarakat. Salah satu caranya agar efektif terimplementasikan ke masyarakat menurutnya, dengan menggandeng anggota DPR – RI. Pasalanya seorang legislator dianggap paham dengan keadaan masyarakat di pelosok daerah.

Baca Juga : Awas!! Oknum Politik Incar Media Gosip Emak-emak

“Ini upaya LIPI dalam program diseminasi iptek. Kami gandeng anggota komisi VII DPR – RI Joko Purwanto mitra kami, karena yang tahu kondisi lapangan, agar teknologi bisa tepat guna,” ujarnya.

Menurutnya, deseminasi ini melibatkan Satker LIPI, dengan menghadirkan berbagai pemaparan hasil penelitian tumbuhan potensial dan konservasi tumbuhan langka, salah satunya di Kebun Raya Cibodas. Diharapkan melalui deseminasi masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami pun dalam desiminasi menghadirkan langsung para peneliti. Ini dilakukan agar penyampaian langsung utuh dan menyeluruh,” tuturnya.

Pembinaan UKM

Selain penelitian tumbuhan potensial dan konservasi, LIPI pun melakukan penelitian dengan mengolah makanan seperti mengolah makanan gudeg. “Kami sudah luncurkan, gudeg Yogyakarta yang dikalengkan. Sehingga lebih praktis dan tahan lama untuk bisa dikonsumsi,” terang Sasa.

Saat ini pun peneliti LIPI mempunyai kompetensi membina UKM, sehingga mereka bisa disertivikasi ISO 9001 / 2015. Jadi managemen UKM berstandar SNI dan ISO, diharapkan usaha masyarakat lebih makmur. “Selain memiliki standar SNI dan ISO mereka bisa melakukan penerapan IPTEK saat membuka usahannya. Kami targetkan 50 kabupaten/ kota di tahun 2018, namun memasuki bulan ke 11 sudah ada 60 seluruh Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPR – RI komisi VII Joko Purwanto sendiri menambahkan, bahwa dirinya sangat mendukung diseminasi iptek LIPI di Cianjur, ini menyatakan dukungan penuh atas program LIPI agar tepat sasaran.

“Yang dilakukan LIPI adalah memberi edukasi pada masyarakat langsung tentang hasil hasil penelitian, kali ini peneliti LIPI menjelaskan tentang tanaman konservasi dan tumbuhan potensial, dan berbagai penelitian lainnya. Saya harap 2019 mendatang masyarakat sudah melek IPTEK,” ujarnya.

Joko, juga menyambut baik program LIPI tentang peneliti masuk desa. Dimana LIPI siap menyebar peneliti merek untuk membantu masyarakat desa menggali potensinya.

“Meningkatkan potensi ekonomi masyarakat itu tidak mudah. Semua membutuhkan proses. Seperti pemberian wawasan dan ilmu pengetahuan hasil penelitian. Hingga melakukan standar SNI/ ISO oleh tim LIPI, tentunya langkah ini kami sangat dukung,” terangnya.

Pihaknya juga siap mengawal program yang dilakukan LIPI di wilayah Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor. Diharapkan program LIPI ini bisa tepat guna dan tepat sasaran.(riz)

Berikan Komentar Kalian

Back to top button