Today

LVRI: Jabar Adalah Wilayah dengan Pejuang Kemerdekaan Terbanyak

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Barat menilai bahwa wilayah Jawa Barat memiliki pahlawan perjuangan yang terbanyak dari daerah lain. Namun, saat ini hanya ada 13 pejuang dari Jawa Barat yang terdaftar sebagai pahlawan nasional.

Ketua LVRI Jabar, Brigjen TNI (Purn) Wawan Ridwan menilai, pejuang di Jabar merupakan pejuang kemerdekaan paling heroik dan berani menurut sejarah.

“Jumlah pejuang dulu, banyak yang tidak tercatat maupun diabadikan sebagai pahlawan. Sehingga dengan pancangan bambu runcing dan bendera di pusara bagi pejuang yang telah melakukan perjuangan membebaskan NKRI ini, sekarang akan kami susuri,” tuturnya di Kampung Kadu Pugur, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Rabu (28/10/2020).

Wawan menyebut, setelah disusuri lebih lanjut, ternyata memang benar bahwa Jabar merupakan tempat banyaknya pejuang pemberani dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sampai saat ini kami sangat prihatin pahlawan nasional dari Jabar sangat minim. Padahal menurut sejarah, Jabar itu merupakan wilayah paling besar, banyak, dan berani dalam merebut kemerdekaan. Di Jabar baru ada pahlawan 13 orang,” jelas dia.

Saat ini, LVRI Jabar sedang mengajukan empat pejuang kemerdekaan. Pertama, KH Ahmad Sanusi dari Cianjur. Lalu, Prof Anwar Musadat dari Garut. KH Muhidin Subang yang merupakan kakek dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Keempat, seorang prajurit biasa, Muhammad Toha dari Bandung Selatan.

“Pertimbangannya, kalau sudah mempunyai anggota sebagai veteran, berarti dia mempunyai organisasi mempunyai komandan dengan arah perjuangan yang benar. Sehingga beliau-beliau ini kita sebut sebagai pahlawan,” ujarnya.

Wawan yang merupakan bagian dari tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) memiliki hak untuk mengajukan setiap pejuang yang telah meninggal untuk menjadi pahlawan, baik daerah ataupun nasional.

“Karena ini disesuaikan perjuangan mereka dalam merebut kemerdekaan RI,” tandasnya.(afs/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks