Today

Membludak, Kerumunan Pendaftar Kartu Kuning di Cianjur Dikhawatirkan jadi Klaster Baru

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Kerumunan pendaftar kartu kuning atau AK1 di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dikahwatirkan menjadi klaster baru Covid-19. Sebab banyak masyarakat antre di tengah pandemi membuat AK1 untuk melamar kerja di beberapa perusahaan.

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan, tidak ada koordinasi secara resmi dalam proses pembuatan kartu kuning yang membludak.

“Seharusnya koordinasi dulu dengan baik ke gugus tugas agar kita bisa prepare, intinya untuk bisa membantu mengondisikan di lapangan,” tuturnya saat dihubungi Cianjur Today, Jumat (11/09/2020).

Namun, ia mengatakan, untuk koordinasi secara lisan sudah dilakukan. Hanya koordinasi secara tertulisnya belum dilakukan. Dirinya pun menilai kerumunan tersebut rawan terhadap penularan Covid-19.

“Ini kan sangat rawan penularan Covid-19, apalagi dengan jumlah yang begitu banyak yang diperkirakan di atas lima ribu rencananya,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo, mengatakan, membludaknya pendaftar kartu kuning atau AK1 di Cianjur berasal dari adanya penerimaan ribuan pegawai di salah satu pabrik. Waktu lamaran selama empat hari.

“Itu terkait rekrutmen ada penerimaan pegawai sebanyak 5800 orang, yang 3800 itu terkait SPD, yang mengundurkan diri akan dipanggil kembali. 2000 untuk pelamar baru. Waktunya juga empat hari, syaratnya juga kartu kuning,” katanya.

Dirinya menegaskan, untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19 di kerumunan para pemohon kartu AK1 pihaknya telah menyiapkan protap kesehatan. “Kita kan di pelayanan Ak1 itu sudah ada protap masuk cuci tangan, masuk harus pakai masker.” tukasnya.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button