WEEKEND LIST

Menikmati Pesona Wisata Candi Tridarma Pacet Cianjur

Selama Ramadan Jam Buka Dibatasi

CIANJURTODAY.COM, Pacet – Pesona keindahan Wisata Candi Tridarma ternyata tak kalah dengan destinasi candi di kota lain. Karena di sini, pengunjung bisa menikmati pemandangan yang tak biasa.

Yups, Wisata Candi Tridarma yang terletak di Jalan Gunung Putri, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur ini menyuguhkan pemandangan Gunung Gede Pangrango, hamparan perkebunan teh dan sayuran yang luas, hingga deretan rumah warga yang indah.

Pengelola Candi Tridarma Cianjur, Aliyah (45) mengatakan, candi buatan ini sudah ada sejak 1995 silam. Saat itu, Candi Tridharma berfungsi untuk memfasilitasi umat Buddha beribadah.

Namun, lanjutnya, karena masalah perizinan, candi tersebut tidak dilanjutkan pembangunannya dan harus terhenti pada 2000 lalu. Bangunan yang melambangkan tiga dewa Agama Budha tersebut pun akhirnya digunakan sebagai tempat wisata.

“Sejak dibuka untuk umum sebagai destinasi wisata, banyak pengunjung yang sudah datang dari berbagai daerah. Mereka datang untuk berswafoto dan menikmati pemandangan yang indah,” ujar Aliyah kepada Cianjur Today, Rabu (28/4/2021).

Tarif harga tiket masuk untuk mengunjungi Wisata Candi Tridarma pun terbilang cukup terjangkau.

“Biaya masuk hanya Rp5 ribu per orang. Biaya tersebut pun akan digunakan untuk biaya kebersihan area candi supaya lebih bersih dan terawat,” ujar Aliyah kepada Cianjur Today, Rabu (28/4/2021).

Aliyah mengatakan, pada bulan biasa, Wisata Candi Tridarma buka mulai dari jam 09.00 sampai 17.00 Wib, namun pada bulan Ramadan ini, buka dari jam 09.00 sampai jam 12.00 Wib saja.

“Benar, selama Ramadan ini memang ada pembatasan waktu kunjungan, jadi tidak sampai sore seperti bulan biasa,” jelasnya.

Jalan menuju Wisata Candi Tridarma ini, lanjut Aliyah, bisa menggunakan roda dua maupun roda empat. Bisa dengan mengikuti rute menuju Pasar Cipanas belok kanan hingga memasuki Jalan Gunung Putri, kawasan Pacet.

“Untuk memasuki kawasan candi ini tidak ada pantangan atau aturan tertentu seperti di Borobudur atau lainnya. Asalkan tetap sopan dan santun,” ungkapnya.

Selain itu, Aliyah juga berharap, pengunjung tetap menjaga kebersihan candi dan jangan mencorat-coret area candi secara tidak bertanggung jawab.

“Tetap sopan, jangan membuang sampah sembarangan, apalagi corat-coret candi. Jadilah pengunjung yang santun,” tandasnya.(ct6/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button