Today

Modus Teman Dekat, Seorang Warga Cianjur jadi Korban Penipuan Chat WhatsApp

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Seorang warga Cianjur menjadi korban kasus penipuan chat WhatsApp bermoduskan teman dekat, hingga harus kehilangan uang tunai sebesar Rp500 ribu.

Kejadian tersebut dialami oleh warga Asten Panembong, Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur, pada Senin (2/8/2021) sekitar jam 11.00 Wib.

Korban bernama IN (21) mengaku, awal mulanya ia mendapat pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Namun, foto profil yang digunakan nomor tersebut merupakan wajah salah satu teman dekatnya.

“Dia kirim chat WhatsApp ke saya dengan mengatasnamakan teman saya dan minta dikirim uang sebesar Rp300 ribu, karena keadaannya sedang urgen,” ujarnya kepada Cianjur Today, Selasa (3/8/2021).

Menurutnya, atas dasar pertemanan dan dekat seperti keluarga, ia pun langsung mentransferkan uang sesuai dengan jumlah yang diminta, yaitu sebesar Rp300 ribu.

“Saya langsung kirim uang itu tanpa curiga apapun,” ucapnya.

Setelah itu, lanjutnya, pelaku yang mengatasnamakan temannya ini meminta ditransfer uang lagi sebesar Rp200 ribu.

“Tak berselang lama, dia malah minta ditransfer lagi sebesar Rp200 ribu. Bilangnya jam 14.00 Wib akan segera diganti, karena ATM miliknya ini sedang eror,” ungkapnya.

IN menyebut, jumlah total uang yang sudah ia kirim sebesar Rp500 ribu pada pelaku.

“Setelah saya tunggu-tunggu hingga sore, uang masih belum ada. Ketika saya coba telepon pun nomornya sudah tidak aktif lagi,” paparnya.

Hal serupa turut dialami warga BTN Joglo Cianjur, Jalan Mega Asih No 26, Kecamatan Cianjur, FH (21). Ia mengaku, nyaris menjadi korban penipuan chat WhatsApp yang bermoduskan teman dekat dan meminta untuk mengirim sejumlah uang.

“Iya kang, saya juga hampir ketipu. Awalnya ada yang chat WhatsApp mengatasnamakan teman dekat saya dan meminta untuk mentransfer uang sebesar Rp400 ribu, karena nomor rekeningnya rusak,” tuturnya.

Namun, ia tak langsung percaya dan curiga itu hanya modus penipuan. Karena, lanjutnya, chat teman dekatnya sangat berbeda dengan sang pelaku penipuan tersebut.

“Saya sudah curiga kang, liat chat berbeda sekali dengan chat temen saya. Saya langsung kasih tahu ke penipu itu, lu mau nipu ya? Tanpa ada balasan, nomor WA saya langsung diblok,” bebernya.

Ia pun bersyukur tidak jadi korban penipuan. Namun ia mengimbau pada masyarakat agar selalu hati-hati terhadap berbagai modus penipuan.

“Alhamdulillah saya engga jadi ketipu. Mudah-mudahan jadi pembelajaran agar semua masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang tengah marak saat ini,” tutupnya.(ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks