ABOUT DESAToday

Mosi Tidak Percaya, Permasalahan Kepala Desa Sindangraja Belum Selesai

Loading...

CIANJURTODAY.COM, Sukaluyu – Permasalahan Kepala Desa (Kades) Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur belum usai. Kini, warga setempat membuat mosi tidak percaya kepada Ayi Lukmanul Hakim sebagai kepala desa.

Bahkan, pada Sabtu (2/5/2021) lalu warga kembali menyegel Kantor Desa Sindangraja dengan menggembok pintu gerbang. Hal itu karena permasalahan dugaan penyinggungan terhadap ulama setempat belum diselesaikan oleh sang kades.

Salah satu warga setempat, Ali Mustafa mengatakan, pada April lalu warga sudah mendatangi kantor desa untuk mengklarifikasi namun kades tidak ada. Bahkan sejak pertama kali kantor desa digeruduk, kades belum terlihat kembali

Pihak BPD Sindangraja hingga Muspika Sukaluyu sempat melakukan musyawarah di Kantor DPMD Kabupaten Cianjur. Hasilnya, Kepala Desa (Kades) Sindangraja Kecamatan Sukaluyu, Ayi Lukmanul Hakim, harus segera melakukan persuasif.

“Kades juga harus meminta maaf dan mendatangi para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh lainnya supaya permasalahan tersebut cepat selesai,” tuturnya.

Anggota BPD Sindangraja, Hendra Hendrayana (40) menambahkan, meskipun kantor desa sempat disegel namun pada minggu (3/5/2021) sore gembok sudah dibuka.

Loading...

“Meski begitu disayangkan aparat desa tidak masuk kantor seluruhnya. Hanya beberapa orang saja yang masuk kerja dengan alasan takut digeruduk warga,” tuturnya.

Hendra menjelaskan, dengan adanya mosi tidak percaya terhadap kinerja kepala desa, BPD telah mengimbau seluruh warga supaya tidak melakukan penggembokan kantor desa.

“Karena kantor desa merupakan tempat pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap Kepala Desa Sindangraja segera mlakukan pendekatan persuasif terhadap para tokoh agama, masyarakat. Sesuai arahan Muspika Sukaluyu ketika rapat di ruangan Kantor DPMD Kabupaten Cianjur. Hal ini agar permasalahan yang terjadi dapat segera diselesaikan.

Sementara itu belum ada tanggapan dari Kepala Desa Sindangraja terkait permasalahan ini.(asi/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button