Today

Muhammadiyah dan MUI Imbau Masyarakat Cianjur Abaikan Hoaks soal Vaksin Covid-19

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Di tengah derasnya informasi di sosial media membuat kabar hoaks mengenai vaksin Covid-19 merebak di masyarakat. Hal ini menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap vaksinasi.

Menurut Survei Penerimaan Vaksin Covid-19 Indonesia yang dilakukan Kemenkes RI, ITAGI, UNICEF, dan WHO, yang terbit pada November 2020 menyatakan, sekitar 65 persen masyarakat menyatakan bersedia menerima vaksin Covid-19 jika disediakan pemerintah, sedangkan delapan persen di antaranya menolak.

Sebanyak 27 persen sisanya menyatakan ragu dengan rencana Pemerintah untuk mendistribusikan vaksin Covid-19. Kelompok ini penting untuk mendorong keberhasilan program vaksinasi. Padahal, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok harus mencapai 67 persen.

Abaikan Hoaks Vaksin Covid-19

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, Faturrahman, mengajak masyarakat untuk mau menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai usaha mengembalikan kondisi masyarakat.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan vaksin covid 19 ini karena ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk menumbuhkan daya tahan tubuh kita sehingga tubuh kita bisa melawan virus,” tutur dia kepada Cianjur Today, Sabtu (6/3/2021).

Ia menjelaskan, vaksinasi Covid-19 akan sangat bermanfaat untuk mengembalikan situasi masyarakat seperti semula. Hal itulah yang saat ini diharapkan masyarakat.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah dan seluruh warga Kabupaten Cianjur jangan takut ini Insya Allah bermanfaat untuk kepentingan kita semua sehingga kita berharap kehidupan kembali normal,” jelas dia.

Faturrahman mengajak masyarakat untuk tidak percaya pada hoaks soal vaksin Covid-19. Sebab, ia menyebut, semua pihak sudah memberi contoh mulai dari pejabat hingga ulama.

“Tentang berita-berita hoax soal vaksin, saya kira jangan didengar dan ini sudah riil presiden sudah mencontohkan, di Muhammadiyah pimpinan pusat sudah disuntik, saya pun sudah disuntik. Untuk itu kita harus berani untuk melaksanakan vaksinasi jangan dengarkan berita-berita hoax,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf menjelaskan, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak percaya hoaks soal vaksin Covid-19 melalui MUI kecamatan.

“Saya audah membuat imbauan pada masyarakat melalui MUI kecamatan, jangan percaya pada berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kita percaya pada lembaga kompeten, dalam hal ini pemerintah yaitu kemenkes dan dinkes,” singkatnya.(afs/rez)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks