Today
Trending

Mulut Berbusa, Bernarkah Kematian Karyawan Alfamart karena Asap Genset?

CIANJURTODAY.COM, Warungkondang- S, seorang karyawan Alfamart Jambudipa, Warungkodang Cianjur, meninggal dunia dengan kondisi berbusa, Minggu (12/4/2019) lalu. Ia ditemukan dalam kondisi telungkup dengan mulut berbusa. Penyebabnya disebut karena asap genset.

Lalu benarkah penyebab kematian karyawan Alfamart Warungkondang Cianjur ini karena keracunan asap genset? Jika dilihat dari sisi medis, kematian dengan mulut berbusa tidak selamanya disebabkan karena asap atau racun.

“Tidak selamanya kematian dengan mulut berbusa itu dari keracunan asap atau racun, banyak penyebabnya. Tapi, sebagai seorang dokter, saya tidak bisa mengira-ngira karena cakupanya luas. Dalam hal ini tetap harus dilakukan otopsi agar diketahui apa penyebab kematiannya,” kata seorang pakar medis Cianjur, dr. Yusup Nugraha, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Sabtu (25/5/2019).

Secara medis, sambung dr. Yusup, kematian itu ada dua macam. Yaitu kematian medis dan kematian biologis. “Kematian medis itu jantungnya berhenti kalau kematian biologis itu batang otaknya yang mati,” ucapnya.

Menurutnya, jika kematian yang diduga berasal dari keracunan asap racun, harus diotopsi. Saat otopsi akan diambil cairannya, nanti dilihat racun apa itu yang dapat menyebabkan kematian.

Ia mencontohkan kasus Mirna yang sempat tidak dilakukan otopsi. Namun setelah otopsi, akhirnya diketahui apa penyebab kematiannya.

“Karena banyak kan keluarga yang gak mau ribet, tidak mau dilakukan otopsi. Tapi, kita ambil contoh kasus Mirna, setelah diotopsi kan jadi ketahuan, oh ini penyebabnya,” tutupnya.

Diberitakan Sebelumnya Karyawan Alfamart Jambudipa Cianjur Meninggal Karena Keracunan Genset

Sebelumnya diberitakan, peristiwa meninggalnya S, seorang karyawati di Alfamart Jambudipa Cianjur diselesaikan secara kekeluargaan. Hal tersebut sesuai permintaan keluarga yang menolak otopsi.

Divisi Corporate PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Alfamart Cianjur -Sukabumi, Iwan Kurniawan, mengatakan peristiwa tersebut murni karena kecelakaan kerja. Penggunaan genset pun diakuinya sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kita sesuai SOP dalam pengoperasian genset,” paparnya, beberapa waktu lalu.

Pihak perusahaan bertanggungjawab untuk mengobati satu karyawan lainnya yang saat ini dirawat di RSUD Cianjur dan bertanggungjawab dalam pengurusan jenazah almarhumah SS, hingga mengurus hak-haknya.

“Sebagai rasa peduli kita, selain pihak perusahaan, para karyawan juga memberi santunan kepada keluarga Almarhumah,” tuturnya. (ct1)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks