TodayUpdate Covid-19

Nakes Cianjur Meninggal Usai Terpapar Covid-19, Ini Kata Dinkes

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Lagi, seorang tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan RSUD Sayang Cianjur meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Baca Juga: Hati-hati! Sudah Ada 30 Nakes Terpapar Covid-19 di Cianjur

Menurut informasi yang berhasil Cianjur Today kumpulkan, sebelumnya nakes tersebut telah menjalani perawatan secara intensif karena memiliki penyakit penyerta, yaitu asma.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy membantah jika nakes tersebut meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

“Memang sebelumnya nakes ini sempat mendapatkan perawatan, bahkan pernah di HCU dengan status terkonfirmasi Covid-19. Namun, nakes Cianjur yang meninggal ini mempunyai penyakit komorbid asma,” ujar Irvan kepada Cianjur Today, Selasa (22/2/2022).

Irvan menjelaskan, sebelum meninggal, nakes ini sempat menjalani pengecekan melalui swab PCR dan hasilnya sudah negatif Covid-19.

“Jadi meninggalnya bukan karena Covid-19, karena sudah negatif ketika dicek lagi. Tetapi karena penyakit komorbid asma yang ia derita,” ungkapnya.

Ia menyebut, sebelumya juga nakes ini sudah menjalani perawatan insentif di HCU dan keadaanya telah membaik.

“Tapi karena asmanya tiba-tiba mendadak memburuk, hingga akhirnya meninggal dunia,” tambahnya.

Dalam hal ini, menurutnya, sebagai penanggung jawab tim lacak, tracking treatment Kabupaten Cianjur sudah mengkategorikan nakes tersebut meninggal karena penyakit lain.

“Tapi mencatatkan pasien tersebut sebagai kasus Covid-19 tapi sudah tidak aktif dan meninggal dunia karena penyakit lain,” sebutnya.

Masih Ada 50 Nakes Cianjur yang Terpapar

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr Darmawan membenarkan salah satu nakes di lingkungan RSUD Sayang Cianjur meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.

“Iya betul, salah satu nakes meninggal dunia,” ucapnya.

Darmawan menjelaskan, meninggalnya nakes tersebut kemungkinan masih terpapar Covid-19.

“Sepertinya masih, karena pemakamannya juga memakai protokol kesehatan Covid-19,” singkatnya.

Sebelumnya, sebanyak 50 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Cianjur terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tes antigen.

Baca Juga: Vaksin Booster, Ribuan Nakes di Cianjur Jalani Vaksinasi Dosis Ketiga

Puluhan nakes yang terpapar itu tersebar di sejumlah puskesmas dan rumah sakit rujukan Covid-19 di Cianjur. Kini, puluhan nakes tersebut tengah menjalani isolasi mandiri denhan pemantauan yang ketat.(ren/sis)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button