Ramadan Today

Niat dan Tata Cara Sholat Jenazah Terlengkap

Penulis: Ira Rahmah (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah)

Niat, rukun, dan tata cara sholat jenazah penting kita ketahui. Salat jenazah adalah salah satu prosesi dalam mengurusi jenazah, selain memandikan, mengafani, dan menguburkan.

Hukum melaksanakannya adalah fardu kifayah. Artinya wajib dilakukan meskipun oleh satu orang, dan dapat menggugurkan kewajiban muslim yang lain.

Namun jika sama sekali tidak ada yang melakukan, maka dosa bagi seluruh umat muslim di wilayah tersebut.

Mengurusi kematian sesama muslim adalah salah satu hak yang wajib kita penuhi dari enam hak yang ada.

Oleh karena itu, hendaknya kita belajar melaksanakannya, karena kita juga pasti meninggal dan membutuhkan orang-orang yang hidup untuk melakukannya.

Namun, berbeda dengan salat lain pada umumnya, tata cara melaksanakan salat jenazah tidak disertai dengan gerakan rukuk, i’tidal, dan sujud.

Adapun rukun dan tata cara sholat jenazah di antaranya

  • Niat
  • Berdiri (bagi yang mampu). Jika tidak mampu berdiri, maka diperbolehkan duduk dan seterusnya sebagaimana pada salat fardu.
  • Takbir empat kali
  • Membaca surat Al-fatihah
  • Membaca salawat
  • Mendoakan jenazah
  • Mengucap salam

Melansir dari Nu Online yang dikutip dari Fashalatun karya Syekh KHR Asnawi Kudus, salah satu pendiri Nahdatul Ulama, berikut tata cara salat jenazah,

Pertama, niat dalam hati dengan lafal

Niat sholat jenazah laki-laki

Usholli ‘alaa haadzal mayyiti, fardhon lillaahi ta’aala.

Artinya: Saya niat salat fardu untuk mayit (laki-laki) ini, karena Allah taala.

Bagi jenazah perempuan

Ushollii ‘alaa haadzihil mayyitati, fardon lillaahi ta’aala

Artinya: Saya niat salat fardu untuk mayit (perempuan) ini, karena Allah taala.

Kedua, takbiratul Ihram sambil melafalkan kembali niat di dalam hati, dilanjutkan membaca surat Al-fatihah

Ketiga, takbir lagi dilanjutkan dengan membaca salawat Nabi

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad

Namun, akan lebih sempurna jika salawat yang dibaca adalah salawat Ibrahim, salawat yang sama dengan yang kita baca saat tasyahud akhir dalam salat.

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa shollaita ‘alaa sayyidinaa Ibroohim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibroohim, wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa baarok ta’alaa sayyidinaa Ibroohim, wa’alaa aali sayyidinaa Ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya: ” Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkanlah pula keberkahan bagi Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maja Terpuji dan Maha Agung.

Keempat, takbir lagi dilanjutkan membaca doa jenazah

Bagi jenazah laki-laki
 

Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu waj’alil jannata matswaahu. Allahummabdilhu daaron khoyron min daarihi, wazaujan khoyron min zaujihii, waahlan khoyron min ahlihii. Allahumma innahuu nazala bika wa anta khoyru manzuli bihi. Allaahumma akrim nuzulahuu wawassi’ madkholahu.

Bagi jenazah perempuan

Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa waj’alil jannata matswaahaa. Allahumma abdilhaa daron koyron min daarihaa, wazaujan khoyrom min zaujihaa, wa ahlan khoyron min ahlihaa. Allahumma innahuu nazala bika wa anta koyru manzuuli bihaa. Allaahumma akrim nuzuulahaa wawassi’ madkholahaa.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaslankah dan maafkanlah dia. Muliakanlahh tempatnya, luaskan kuburnya, dan mandikanlah air, salju, dan es. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”

Kelima, takbir lagi lalu membaca:

Bagi jenazah laki-laki

Allaahumma laa tahrimnaa ajrohuu, walaa taftinna ba’dahuu (waghfirlanaa walahu)

Bagi jenazah perempuan

Allahumma laa tahrimnaa ajrohaa, walaa taaftinna ba’dahaa (waghfirlanaa walaha)

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya, dan jangan beri fitnah (cobaan) kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Keenam, salam.
Dianjurkan membaca salam dengan sempurna

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Artinya: “Semoga keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan dari Allah tercurah atas kalian.”

Demikian penjelasan niat, rukun, dan tata cara sholat jenazah penting kita ketahui. Semoga bermanfaat!(*)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button