Ramadan Today

Niat dan Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Penulis: Ira Rahmah (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah)

Niat dan tata cara sholat qobliyah subuh bisa Anda baca ulasan dari Cianjur Today di sini! Yuk simak, mudah-mudahan bermanfaat ya!

Bagi seorang Muslim, pahala didapat tidak hanya dari mengerjakan sesuatu yang wajib saja.

Namun banyak juga ibadah-ibadah sunnah yang bisa dikerjakan, salah satunya adalah salat sunnah rawatib.

Salat rawatib adalah salat sunnah yang dilakukan sebelum dan sesudah salat fardu lima waktu.

Nah salah satu sunnah rawatib dan memiliki banyak keutamaan adalah sholat sunnah qobliyah subuh.

Adapun pahala jika mengerjakannya disebut lebih baik daripada dunia dan seisinya, sebagaimana hadis Nabi Muhammad Saw:

‘An aaisyaata radhiyallaahu ‘anha, ‘aninnabiyyi shallallaahu ‘alaihiwasallama, qoola: rok’atal fajri khoirumminaddunyaa wamaa fiihaa.

Artinya: “Dari Aisyah ra., Nabi Saw. bersabda: (salat sunnah dua rakaat sebelum waktu subuh) itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Imam Muslim).

Adapun bacaan niat sholat sunnah qobliyah subuh seperti berikut ini:,

Ushollii sunnatashshubhi rok’ataini qobliyyatan lillaahi ta’aala

Artinya: Saya salat sunnah sebelum subuh dua rakaat, karena Allah taala.

Adapun tata cara sholat sunnah qobliyah subuh sama salat sunnah lain pada umumnya.

Hanya saja dalam membaca surat pendek, diutamakan membaca surat Al-kafirun pada rakaat pertama setelah Al-fatihah, dan surat Al-ikhlas pada rakaat kedua setelah Al-fatihah.

Melansir dari buku Kumpulan Salat-salat Sunnah, setelah melaksanakan salat sunnah qobliyah subuh dianjurkan juga membaca doa sebagai berikut:

Allahumma robba jibraa iila wamiikaa iila waisroofiila waizrooiila warobba muhammadin shollallahu ‘alaihi wasallama ajirnii minannaar 3x

Artinya: Ya Allah, ya Tuhanku, ya Tuhan Jibril, dan mikail, dan isrofil, dan izroil, dan Muhammad Saw. Selamatkanlah aku dari siksa neraka.

Dianjurkan juga dalam membaca doa tersebut (setelah salat fajar sebelum salat subuh), sambil memiringkan badan atau berbaring ke sebelah kanan.

Semoga setelah tahu tata cara dan keutamaannya, kita menjadi semakin giat beribadah. Tak hanya yang fardu, tapi juga yang sunnah. Aamiin.(*)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami