Today

ODGJ Asal Cianjur Ditemukan Warga di Jawa Tengah: Pengen Pulang Ketemu Keluarga

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Seorang remaja yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Cianjur, ditemukan warga di jalanan Desa Sendagwaru, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Remaja ODGJ asal Cianjur tersebut diketahui bernama Luk Nurmain (17) dan sudah satu bulan lamanya tinggal bersama salah seorang warga di Desa Sendagwaru.

Nugroho Arief Susanto (22), warga yang merawat Luk mengatakan, satu bulan lalu ia menemukan Luk dalam keadaan linglung tanpa arah tujuan.

“Luk ini seperti orang normal. Namun saat saya tanya, ia seperti orang linglung. Karena kasihan dan enggak tega ninggalin berkeliaran di jalan, akhirnya saya bawa pulang dan saya tampung,” ujar Arief kepada Cianjur Today, Senin (5/7/2021).

Arief mengatakan, saat pertama diajak komunikasi, Luk hafal betul menyebutkan nama lengkap, alamat, hingga nama kedua orang tuanya.

“Luk bilang dia berasal dari Desa Mangunkerta RT 03/RW 03, Cugenang, Cianjur. Bahkan ia juga menyebutkan orang tuanya bernama Mustofa Efendi dan Sofia,” papar Arief.

Ia menjelaskan, selama satu bulan bersamanya, Luk bisa berkomunikasi secara intensif dan mengerti setiap hal yang ditanyakan padanya.

“Kondisinya baik ko, kaya orang normal, bahkan mau diajak sholat juga,” ucapnya.

Arief mengaku, ia sudah menghubungi pihak kepolisian dan dinas sosial terkait, termasuk teman-teman yang ada di Cianjur.

“Saya sudah lapor ke polisi, bahkan tanya-tanya ke teman yang ada di Cianjur. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan kabar apapun terkait Luk ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Luk memiliki keinginan besar untuk kembali pulang pada keluarganya di Cianjur. Sehingga membuat dirinya berusaha mencari bantuan lewat media.

“Luk ini udah pengen pulang ke Cianjur ketemu keluarganya. Dia sempet cerita punya HP tapi hilang. Terus hafal FB temannya, tapi lama-kelamaan ngeblank dan akhirnya lupa,” tuturnya.

Menurut Arief, meskipun Luk adalah ODGJ, namun ia dalam keadaan sehat. Sehingga jika dibina dan diobati, ia yakin Luk dapat sembuh dan kembali normal.

“Mudah-mudahan ada keluarga dan saudara Luk yang melihat berita ini, bisa langsung menghubungi saya di nomor 082243100202,” tandasnya.(*)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button