Today

Orang Tua Siswa SMAN 1 Sukaresmi Keluhkan Infak, Ini Jawaban Komite

CIANJURTODAY.COM, Sukaresmi – Sejumlah orang tua siswa SMAN 1 Sukaresmi, Kabupaten Cianjur mengeluhkan adanya iuran uang infak. Beberapa di antaranya merasa keberatan karena kondisi keuangan keluarga sedang dihantam Pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah RH (54). Ia mengatakan orang tua siswa diberikan pilihan untuk infak mulai Rp250 ribu, Rp275 ribu, dan Rp300 ribu. Hal itulah yang membuatnya merasa keberatan.

“Nah yang menjadi saya resahkan itu infaknya dipatok Rp300 ribu, Rp275 ribu, Rp250 ribu. Kan pemerintah juga sudah melarang pihak sekolah memungut biaya dari wali murid dengan alasan apapun,” ujarnya kepada Cianjur Today, Senin (31/8/2020).

Jangankan untuk membayar iuran infak di sekolah, RH bercerita untuk kebutuhan sehari-hari sudah susah karena kondisi Pandemi Covid-19. “Saya bingung, anak pengen sekolah ke situ. Tadi juga di surat katanya tidak unsur pemaksaan, tapi di suratnya ada kolom materai,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komite SMAN 1 Sukaresmi, H Emed, menjelaskan orang tua siswa dibolehkan mengisi Rp300 ribu, Rp275, atau Rp250 ribu, atau tidak sama sekali. “Jadi bukan sekolah yang mentukan atau komite, tapi mereka yang menentukan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah tidak menentukan wali murid mengenai infak tersebut. Selain Rp300 ribu, Rp275, atau Rp250 ribu, dalam surat yang diberikan ada kolom titik-titik untuk diisi sesuai kemampuan.

“Tadi juga kami sudah kemukakan waktu rapat, yang mampu silakan, yang tidak mampu nanti kita bicara di sekolah. Jadi di rapat pun sudah dibahas dan di surat pun ada tertera titik-titik. Nah itu untuk menuliskan, misalkan mampunya sekian atau tidak 0 persen tulis di situ nanti dikembalikan lagi ke sekolah. Bicara nanti dengan sekolah,” ungkapnya.(ct6/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker