Bisnis TodayToday

Paduan Menu Nikmat dan Dekorasi Unik Khas Sunda Ala Taman Caringin, Bikin Betah!

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Suasana alam yang sejuk terpadu apik dengan aneka makanan khas Sunda yang lezat membuat siapapun betah berlama-lama berada di Restoran Taman Caringin.

Taman Caringin yang berlokasi di Kampung Padarincang, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas ini sudah berdiri sejak Oktober 2018 lalu dan terus berkembang hingga saat ini.

Pemilik Taman Caringin, Laras (29) mengungkapkan, awal berdirinya Taman Caringin ini merupakan harapan sang ayah yang memiliki keinginan untuk membuka usaha rumah makan. Tetapi, lanjutnya, karena keterbatasan biaya dan waktu, keluarga masih ragu mewujudkan keinginan tersebut.

“Kemudian setelah ngobrol dengan semua keluarga yang kebetulan punya keinginan yang sama, akhirnya kami sepakat mulai merintis membuka saung kecil-kecilan hingga akhirnya seperti sekarang,” ujar Laras kepada Cianjur Today, Minggu (31/1/2021).

Laras menyebut, sejak awal konsep rumah makan yang dibangunnya adalah menu khas Sunda dengan ciri khasnya adalah saung lesehan, ngariung balakecrakan.

“Itu juga bisa terlihat dari konsep dekorasi yang kami suguhkan, yaitu saung yang terbuat dari bambu dan lebih dekat ke alam. Sehingga semakin membuat pengunjung yang datang dan duduk ke sini bisa nyaman dan makan dengan leluasa,” ucapnya.

Menu makanan yang ditawarkan, lanjut Laras, menyediakan bermacam-macam, mulai dari ikan bakar, ayam bakar dan goreng, nasi liwet, ikan gurame asem manis, dan juga ada barbeque grill. Sementara untuk minumannya sendiri, ada sop buah Caringin, es teh manis, macha, dan masih banyak lagi menu makanan dan minuman yang disajikan di Taman Caringin ini.

“Menu makanan di sini juga cocok untuk semua kalangan, mulai yang muda sampai yang tua, untuk harga juga terjangkau. Sejuknya udara dan suasana alam yang indah membuat Taman Caringin ini cocok menjadi destinasi kuliner bersama teman dan keluarga tercinta,” tuturnya.

Laras mengungkapkan, antusias masyarakat juga setelah mencoba hidangan di sini feedback-nya sangat positif. Mereka sangat menyukai aneka makanan, lingkungan, dan pelayanan ramah yang kami berikan.

“Mereka suka review atau kita suka ngobrol langsung sama pengunjung, tanggapan mereka sangat positif dan menyukai menu makanan kami dan suasana di tempat kami ini. Rata-rata mereka yang pernah datang ke sini pasti ketagihan lagi untuk datang,” jelasnya.

Mengenai penerapan protokol kesehatan, lanjut Laras, Taman Caringin pun menerapkannya dengan sangat ketat. Mulai dari tempat cuci tangan di beberapa titik, tempat-tempat makan yang selalu kita sterilkan dan juga selalu mengimbau kepada pengunjung atau karyawan untuk tetap memakai masker.

“Kami selalu mengingatkan baik itu kepada karyawan atau pengunjung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, salah satunya adalah dengan selalu memakai masker,” paparnya.

Omzet per bulan sebelum adanya Covid-19, sambung Laras, bisa mencapai Rp50 juta per bulan, namun setelah adanya pandemi berkurang, dan hanya sekitar Rp30 jutaan.

“Otomatis berkurang, karena sesuai dengan anjuran pemerintah yang memberlakukan PPKM dan AKB, sehingga banyak warga yang jarang datang dan jam buka operaional restoran pun dibatasi,” ungkapnya.

Laras mengungkapkan, kendala dan tantangan selama usaha ini berjalan adalah akses jalan menuju lokasi Taman Caringin yang cukup sulit, sehingga pihaknya berusaha menambah petunjuk arah jalan untuk memperlancar akses lokasi.

“Harapan ke depannya, kami ingin Taman Caringin ini bisa menjadi salah satu tempat yang selalu diingat masyarakat untuk berkuliner khas Sunda dan terus berkembang pesat,” tandasnya.(ct9/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button