Today

Dua Nelayan Hilang di Pantai Lugina Agrabinta

CIANJURTODAY.COM, Agrabinta – Dua nelayan dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakan terbalik di Pantai Lugina, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Kamis (22/8/2019). Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap dua nelayan tersebut.

Berdasarkan informasi warga setempat, kecelakaan perahu terbalik itu terjadi pada pukul 07.00 WIB. Saat itu empat orang nelayan Cikakap hendak melaut mencari udang menggunakan perahu congkreng.

“Berdasarkan informasi warga kecelakaan kapal terjadi pada pukul 07.00 WIB, saat itu empat orang nelayan Cikakap hendak berangkat melaut mencari udang menggunakan perahu congkreng,” kata Kapolsek Agrabinta, AKP Joni.

Keempat nelayan tersebut diketahui merupakan warga Kampung Cikakap, Desa Tanjungsari. Mereka menumpangi kapal pencari udang kemudian terbalik tidak jauh dari bibir pantai, akibat dihantam arus gelombang yang cukup tinggi.

Dua Hilang, Dua Selamat

Dua orang nelayan bernama Ikin bin Udin (20) dan Iman bin Udin (27) berhasil selamat dari insiden tersebut. Sedangkan dua nelayan lainnya bernama Sanusi bin Islam (45) dan Muslih Bin Ano (28) dilaporkan hilang terbawa arus.

Saat melaut, gelombang laut cukup tinggi sehingga beberapa orang nelayan sempat melarang keempat orang tersebut untuk melanjutkan niatnya, namun mereka bersikeras memaksakan diri untuk melaut.

“Beberapa puluh meter dari bibir pantai, perahu terbalik dan keempat nelayan tercebur ke laut. Sanusi pimpinan sekaligus pengemudi kapal dan Muslih hilang terbawa ombak,” katanya.

Dua melayan yang selamat, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan merangkuk tangki bahan bakar. Ikin berhasil berenang ke tepian pantai dan ditolong warga sekitar, sedangkan Iman selamat dengan merangkul tangki bahan bakar sampai terapung kemudian ditolong nelayan yang melintas.

“Untuk korban selamat sudah diamankan dan diperiksa kesehatannya. Sedangkan dua orang yang hilang belum diketahui keberadaannya dan saat ini tim gabungan bersama nelayan masih melakukan pencarian,” katanya.

Sejak beberapa hari terakhir, lanjut Joni, gelombang di wilayah Pantai Lugina cukup berbahaya, sehingga sebagian besar nelayan tidak berani melaut demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami sudah berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang diduga terbawa ombak ke bagian tengah,” pungkas Joni.(ct1/bbs)

Penulis: Afsal Muhammad
Sumber : Antara

Baca Selengkapnya

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Close
Close

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker