Today

Para Ketua Kelompok yang Kerap Meresahkan Masyarakat Setiap Malam, Sudah Dipanggil Polisi!

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Polres Cianjur telah memanggil para ketua dari sejumlah kelompok yang kerap bentrok di beberapa wilayah di Cianjur. Bahkan, pihaknya telah kerahkan 150 personil setiap patroli malam, demi menghindari adanya bentrokan antara ormas dan geng motor di Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mengatakan, pihaknya juga akan menindak tegas bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran tindak pidana.

“Kami sudah panggil kepala-kepalanya, kami tekankan untuk membuat suatu sikap kondusifitas di wilayah Cianjur. Jika melakukan lagi, akan kami lakukan tindakan tegas dan siapa-siapa yang melakukan pidana pada kejadian kemarin akan kami proses,” ujarnya kepada Cianjur Today di Mapolres Cianjur, Senin (30/11/2020).

Rifai mengatakan, setiap malam sebanyak 150 personil yang dikerahkan tersebar di tiap titik kerawanan demi menjaga agar Cianjur tetap kondusif.

“Setiap malam ada 150 kami yang melakukan patroli dan akan terus dilakukan setiap malam,” paparnya.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat bisa tetap berhati-hati dan waspada jika melakukan perjalanan, terutama di malam hari.

“Kepada masyarakat selalu tetap berhati-hati dalam perjalanannya dan untuk menciptakan rasa aman, kami akan terus melakukan pengamanan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Situasi Cianjur Sempat Mirip GTA San Andreas

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Cianjur mulai resah dengan berbagai kiriman di sosial media terkait kerusuhan yang terjadi beberapa wilayah di Cianjur. Bahkan, beberapa masyarakat menyamakan situasi saat ini dengan game GTA San Andreas yang terkenal dengan kerusuhannya.

Ihsan (19) misalnya, warga Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur ini mempertanyakan soal sebab dari kerusuhan yang saat ini terjadi. Ia menjadi bingung karena banyak rentetan pesan suara dan video kerusuhan yang tersebar.

“Saya bingung ini sebabnya apa. Ini berbahaya banget apalagi buat masyarakat yang nggak bersalah,” tuturnya kepada Cianjur Today, Minggu (29/11/2020).

Kerusuhan yang terjadi saat ini mengingatkannya pada game GTA San Andreas. Sebab, game tersebut memiliki fitur untuk membuat kerusuhan.

“Asli mirip GTA San Andreas, banyak kerusuhan. Kalau di game ya seru tapi kalau di dunia nyata kayak gini ya mencekam,” jelas dia.

Sama halnya dengan Deni (22). Ia mengaku takut kalau harus pulang malam sehabis bekerja. Ia menilai Cianjur sudah tidak lagi aman untuk saat ini di malam hari.

“Kalau pulang malam itu lebih takut sama hal yang kayak gitu daripada penampakan. Saya rasa sekarang belum aman kalau mau main malam atau pulang malam,” ujarnya.

Deni merasa aneh dengan banyaknya kerusuhan seperti ini. Ia menilai, hal ini malah meresahkan dan membuat warga yang tidak bersalah panik dan ketakutan.

“Saya harap segera damai dan mereda. Kasian, banyak korban berjatuhan, kan imej Cianjur juga yang jadi luntur,” tandasnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker