CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Warga Kampung Wargaluyu, RT 02/RW 11, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, kompak menggelar takbiran Idul Adha di Masjid Jami Al-Muttaqin, Kamis (30/07/2020). Warga yang didominasi pemuda ini lebih memilih mengikuti imbauan untuk takbiran Idul Adha di masjid.

Salah seorang remaja Masjid Al-Muttaqin, Royhan Fauzan Adhima (18) mengatakan, aparat kepolisian telah mengimbau untuk menggelar takbiran di masjid. Dengan demikian, ia dan teman-teman lainnya memilih untuk mematuhinya.

“Karena yang namanya imbauan kan untuk keselamatan kita-kita juga, dari pada kita keliling dengan situasi seperti ini kan kita gak tahu apa yang akan terjadi ke depannya,” tuturnya Kamis (30/07/2020).

Sama halnya dengan Deni Adriana (21), ia mengatakan, dengan takbiran di masjid dapat memakmurkan masjid. Ia mengatakan, meramaikan masjid dengan takbiran lebih menyenangkan.

“Kalau di jalan tapi masjid sepi kan gak keren juga. Mending kita ramaikan saja masjid, tapi dengan takbiran.” singkatnya.

push({});

Sebelumnya, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar takbiran keliling. Terlebih di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya pun telah mengerahkan pasukan untuk berjaga di titik-titik keramaian.

“Kepada masyarakat, kalau ingin melaksanakan takbiran dilakukan di masjid-masjid saja, jangan melakukan takbiran keliling,” tuturnya, Kamis (30/07/2020).

Bahkan, petugas gabungan pun akan berjaya di 15 titik rawan keramaian. 10 di Cianjur Kota dan lima titik di perbatasan seperti Puncak, Cikalongkulon, Naringgul, Rajamandala dan Gekbrong.

“Kalau di dalam kota atau pusat ada 10 titik dan di perbatasan Cianjur dengan kota lainnya lima titik.” tukasnya.(afs)