Today

Pelayanan Buruk Banyak Dikeluhkan, Perumdam Tirta Mukti Cianjur ‘Cuek’

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Pelayanan buruk yang diberikan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Cianjur membuat banyak pelanggannya mengeluh.

Keluhan tersebut terkait kualitas air yang keruh, air yang sering tidak mengalir maupun debit air yang sangat sedikit. Selain itu, adanya ketidaksesuaian tagihan dengan pemakaian juga kerap menjadi keluhan pelanggan.

BACA JUGA : Air Kerap Keruh saat Hujan, Ini Kata Perumdam Tirtamukti

Sayangya, keluhan-keluhan terkait pelayanan yang disampaikan pelanggan tersebut kerap diabaikan oleh pihak Perumdam Tirta Mukti Cianjur.

Seperti yang diutarakan Riri (28) warga Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur. Ia mengaku air dari Perumdam Tirta Mukti kerap tidak mengalir ke rumahnya.

“Daerah Lapang Badak Putih airnya gak pernah ada. Kalaupun ngalir, ada datang air tapi jam 12 malam, di saat orang-orang sudah tertidur, itupun airnya sedikit sekali,” terangnya kepada Cianjur Today, Kamis (17/2/2022).

Riri mengatakan, meskipun air yang mengalir sedikit, namun tagihan pembayaran yang ia terima terbilang cukup besar.

“Air sedikit keluarnya, tapi kenapa pembayaran selalu mahal? Apakah angin yang keluar? setiap bulan rata-rata Rp200 ribu,”jelasnya.

Ia menambahkan, warga di sekitar rumahnya yang menggunakan air dari Perumdam Tirta Mukti Cianjur juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan, hal ini sudah berlangsung cukup lama.

“Udah lama problemnya air PAM tidak mengalir di daerah ini. Mau pada protes juga percuma, karena bosan tidak pernah ada tanggapan secara serius,” tandasnya.

Senada, Karyawan perusahaan asuransi ACA, Yandi mengatakan, Kantor tempat ia bekerja yang menggunakan air perumdam kerap tidak mengalir.

“Tempat kerja saya, atas nama PT Asuransi ACA di Jalan Pasar Baru Ruko Ramayana, hampir satu tahun air sedikit sekali. Bahkan kadang seharian air tidak ngalir,” terang Yandi.

Laporan Tak Digubris Perumdam Tirta Mukti Cianjur

Yandi mengaku, pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke pihak Perumdam Tirta Mukti sebanyak empat kali. Namun, tidak ada tindaklanjut dari setiap laporan itu.

“Udah empat kali laporan, tapi gak digubris. Katanya mau ada yang periksa, tapi sampai sekarang gak ada juga,” tegas Yandi.

Ia menerangkan, pihaknya kerap malu kepada tamu yang datang saat hendak menggunakan wc di kantornya apabila air tidak mengalir.

“Karena perusahaan kerap menerima banyak tamu. Tapi air di sini sekali pakai habis. Kita malu kalau ada tamu yang mau numpang ke WC,” terangnya.

Hal ini juga dialami Setya Della (25), salah seorang warga BTN Bumi Mas, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Ia mengaku air yang mengalir ke rumahnya kerap mati.

“Sering banget mati dengan alasan perbaikan ini dan itu. Hari ini, sudah mati selama dua hari. Kami juga sudah menghubungi pihak PDAM dan minta suplai air tapi belum ada tanggapan,” jelas Della.

Ia mengaku kecewa dengan pelayanan Perumdam Tirta Mukti, padahal ia tidak pernah menunggak dalam membayar tagihan.

“Kalau soal besar bayaran gak jadi masalah kalau air lancar, tapi kalau bayar mahal-mahal tapi ujung-unjungnya sering mati, ya kecewa,”terangnya.

Bahkan, tambah Della, saking minimnya pasokan air dari Perumdam, ia sampai harus menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya.

“Kita kalau hujan, tampung air hujan buat pasokan air di rumah,” pungkas Della.

BACA JUGA : Pejabat Pelesiran ke Eropa, Perumdam Cianjur Bakal Kena Sanksi

Untuk menanggapi banyaknya keluhan para pelanggan, Cianjur Today coba menghubungi Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan, melalui sambungan Telepon.

Namun, nomor telepon yang bersangkutan sedang tidak aktif. (arm)

Berita terkait

Berikan Komentar Kalian

Back to top button
Enable Notifications OK No thanks

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami