Today

Pencarian Hari Kedua, Warga Cianjur yang Tenggelam di Cirata Belum Ditemukan

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Tim SAR yang terdiri atas Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Cianjur, Polair, dan Core Orari Cianjur, masih mencari Amin (50), pegawai Dinas Kelautan, Perikanan dan Kelautan (Dislutkanak) yang tenggelam di perairan Waduk Cirata, Kamis (16/07/2020). Namun, di hari kedua ini belum membuahkan hasil meskipun pencarian dilaksanakan dengan intensif dan dibagi beberapa sesi.

Salah seorang anggota Basarnas Bandung yang juga Pengendali Operasi SAR, Yudhi, mengatakan, upaya proses pencarian Amin dihentikan pada Pukul 17.00 WIB. Hal ini dikarenakan waktunya tidak memungkinkan dan akan dilanjutkan Jumat (17/07/2020) pukul 08.00 WIB.

“Banyak faktor yang menyulitkan Tim SAR. Di antaranya banyak gulma eceng gondok yang cukup tebal dan mungkin di dasar danau arus airnya deras,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya tidak putus asa. Besok pagi akan dilakukan pencarian lanjutan dan optimis Amin akan ditemukan.

Tokoh Masyarakat Desa Cikidang Bayabang, Nandang (58), menambahkan, berdasarkan pengalaman yang ada, orang yang tenggelam di danau Cirata, biasanya ditemukan setelah berada 2-3 malam di dalam air.

“Dengan itu, pada pihak keluarga, maupun tim SAR mohon sabar, mungkin besok sebelum duhur akan ditemukan,” ucap Nandang.

Diketahui Amin tenggelam di perairan Waduk Cirata, tepatnya di Kampung Bobojong, Coklat, Desa Cikidang Bayabang, Kecamatan Mande, Cianjur, Rabu, (15/07/2020) pukul 09.45 WIB. Lokasi tenggelamnya Amin berbatasan dengan Kampung Sindang Saluyu, Kecamatan Ciranjang.

Saat itu Amin sedang melaksanakan bertugas patroli. Nahas, saat berada ditengah danau baling-baling Speed Boat-nya macet terlilit plastik dan eceng gondok. Ketika akan dibetulkan, Amin terpeleset dan tenggelam ke dasar danau, hingga kini jasadnya belum pula ditemukan.(ct5/afs)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button