Today

Pengamat Ekonomi: UMK Cianjur 2021 Harus Naik Tapi Proporsional

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Cianjur 2021 masih menjadi perbincangan di kalangan buruh dan pemerintahan. Mengingat, para buruh menginginkan UMK 2021 bisa naik sebesar delapan persen.

Pengamat ekonomi dari Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Herlan Firmansyah mengatakan, dalam menyikapi hal ini pemerintah harus bermain dua kaki.

“Pemerintah tentu harus bermain dua kaki, artinya satu sisi harus memberikan kepastian kepada buru dan sisi lain mesti menjaga kontinuitas usaha pada pengusaha. Keseimbangan itulah yang diharapkan bisa terjadi,” tuturnya kepada Cianjur Today, Jumat (27/11/2020).

Selain itu, Herlan menjelaskan, jika UMK dinaikkan dengan persentase yang terlalu besar, maka akan memberatkan pengusaha terutama di tengah pandemi Covid-19.

“Pengusaha juga sedang dalam kondisi berat. Jika pengusaha akhirnya tidak dapat bertahan, maka buruh juga yang akan kehilangan pekerjaan, artinya akan ada gelombang PHK,” ujarnya.

Maka dari itu, dia menilai, UMK Cianjur pada 2021 bisa naik namun dengan persentase yang proporsional dengan tidak memberatkan pengusaha dan memberikan harapan baru bagi buruh.

“Menurut saya kenaikan yang bijak antara kisaran tiga sampai dengan empat persen,” jelas dia.

Herlan menilai, UMK naik delapan persen terlalu memberatkan pengusaha di tengah pandemi Covid-19 yang membuat ekonomi saat ini terpuruk.

“Kabupaten kota lain yang naik delapan persen, para pengusahanya yang protes ke pemerintah,” ungkapnya.

Namun, naik atau tidaknya UMK Cianjur 2021 tergantung sudut pandang masing-masing orang. Menurutnya, UMK Cianjur pada 2021 harusnya bisa naik.

“Tergantung sudut pandang, kalau sudut pandang saya, harus naik tapi proporsional,” tandasnya.(afs/sis)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button

Dukung kami dengan Matikan Adblock

Please consider supporting us by disabling your ad blocker