Today

Pengunjung Pusat Perbelanjaan Padat, Satgas Khawatir Terjadi Klaster Baru Covid-19 di Cianjur

CIANJURTODAY.COM, Cianjur – Padatnya pengunjung pusat perbelanjaan di Kabupaten Cianjur membuat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 khawatir terjadi klaster virus corona baru di masyarakat.

Menurut Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan, pusat perbelanjaan saat ini dijaga dengan leading sector Satpol PP.

“Saya pernah dapat laporan dari Pol PP dan pihaknya cukup aktif melaporkan hal itu kepada pak bupati, memang sering dipantau di toko-toko,” jelas dia kepada Cianjur Today, Senin (10/5/2021).

Yusman mengungkapkan, animo masyarakat untuk berbelanja mendekati Hari Raya Idul Fitri sedang tinggi. Ia pun mengimbau kepada para pemilik toko untuk memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita imbauannya ke toko-toko agar lebih memperhatikan pengunjungnya untuk mengenakan protokol kesehatan dan membatasi pengunjung toko sebanyak 50 persen,” jelas dia.

Kendati demikian, Yusman mengungkapkan, pusat perbelanjaan besar sudah menerapkan protokol kesehatan dengan sesuai. Namun, pusat perbelanjaan kecil dinilai masih belum menerapkannya sehingga ia sedikit khawatir terjadi klaster Covid-19.

“Jadi memang kita sedikit khawatir akan terjadi klaster Covid-19 perbelanjaan. Mudah-mudahan dengan sosialisasi masif bisa sedikit mengurangi potensi klaster,” kata Yusman.

Maka dari itu, pemerintah melakukan penyekatan di Jalan Mangunsarkoro yang dinilai sebagai lokasi dengan pengunjung yang banyak dan mebludak.

“Di jalan raya juga, para pengusaha juga sudah kita ajak duduk bersama untuk menertibkan masing-masing tokonya. Banyak toko-toko kecil yang agak sulit diatur,” bebernya.

Jalan Mangunsarkoro Cianjur Ditutup

Sementara itu kepadatan pengunjung di wilayah Jalan Mangunsarkoro, Cianjur mulai berkurang. Hal ini dikarenakan adanya penyekatan yang dilakukan pemerintah di kawasan tersebut.

Diketahui, Jalan Mangunsarkoro kerap menjadi tujuan masyarakat untuk berbelanja karena terdapat berbagai toko yang berjajar di jalan tersebut.

Para pengunjung pun terpantau cukup lengang meskipun masih banyak yang berdatangan.

Kasi Operasional Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Cianjur, Wawan DJ menjelaskan, kepadatan penduduk di jalan tersebut berkurang setelah tiga hari penyekatan.

“Sampai saat ini kepadatan pengunjung turun sebanyak 40 persen dari sebelum penyekatan,” kata dia.

Wawan mengungkapkan, pengurangan pengunjung ini merupakan tanda keberhasilan penyekatan yang dilakukan petugas Satpol PP, Dishub, dan Polres Cianjur tersebut.

“Karena tujuan penyekatan itu utnuk mengurangi kepadatan pengunjung guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelas dia.

Selain itu, pihaknya menjelaskan akan terus melaksanakan penyekatan sampai H-1 Lebaran Idul Fitri. Bahkan, pada malam takbiran pun akan dijaga ketat.

“Insya Allah, sesuai intruksi pimpinan akan dilakukan penyekatan sampai H-1 lebaran dan akan ada penjagaaan sampai malam lebaran,” kata dia.

Selain melakukan penyekatan selama tiga jam dari pukul 13.00 Wib sampai 16.00 Wib ini, petugas mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Wawan menilai masih ada yang lalai memakai masker.

“Ada juga yang masih tidak pakai masker, dan teguran pasti ada juha diimbau untuk memakai masker dan protokol kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan,” tandas dia.(afs/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button