Today

Penyekatan di Puncak, Ribuan Kendaraan Diputar Balik, Ada yang Ngambek Gegara Ditegur

CIANJURTODAY.COM, Cipanas – Hari terakhir penyekatan larangan Mudik Lebaran 2021 di Pospam Segar Alam Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur masih ramai kendaraan.

Tercatat ada ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat yang terjaring dalam penyekatan yang dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub, Retana, Linmas dan tim dari Dinas Kesehatan.

Perwira Pengendali (Padal) Pospam Penyekatan Segar Alam Puncak, Iptu Toripin mengatakan, situasi saat ini penyekatan masih ramai pengendara yang akan berwisata.

“Penyekatan di pospam saat ini cukup lumayan pada kendaraan yang melintas dan didominasi kendaraan roda dua yang tujuannya untuk berwisata,” ujar kepada Cianjur Today, Senin (17/5/2021).

Ia mengatakan, dari jam 08.00 sampai 10.00 Wib jumlah yang diperiksa ada 278 kendaraan yakni roda dua 150, roda empat 128.

Jumlah kendaraan yang diputar balik ada 168, terdiri dari 100 roda dua dan 68 roda empat. Untuk pemeriksaan swab antigen atau Genose berjumlah tiga orang dan hadinya negatif semua.

Lanjut dari jam 12.00 Wib hingga 14.00 Wib jumlah kendaraan yang diperiksa 550, terdiri roda dua 350 dan roda empat 200. Jumlah yang diputar balik 390 kendaran, terdiri dari 300 roda dua dan 90 roda empat 90. Pemeriksaan swab antigen atau Genose terhadap 17 orang dan hasilnya semua negatif.

Sedangkan hasil dari jam 14.00 hingga jam 16.30 Wib ada 934 kendaraan yang diperiksa. Untuk roda dua ada 655 dan roda empat sebanyak 279. Jumlah kendaraan yang diputar balik 542, terdiri dari 353 roda dua dan 189 roda empat. Pemeriksaan swab antigen atau Genose berjumlah lima orang dan hasinya semua negatif.

“Jumlah keseluruhan dari pagi hingga sore tadi kendaraan yang diputar balikan sekitar 1.100 kendaraan roda dua maupun roda empat. 34 orang yang melakukan swab antigen atau Genose dan hasilnya negatif semua,” paparnya.

Ia menjelaskan, kendaraan yang diputar balik oleh petugas alasnya tidak membawa surat bebas Covid-19 dan berdomisili bukan warga Cianjur. “Jadi kami otomatis putar balikan,” tutupnya.

Tak Pakai Masker, Pemotor Ngambek Ditegur Petugas

Di sisi lain, seorang pengendara motor merasa tidak terima karena ditegur petugas akibat tidak mengenakan masker.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pemotor tersebut lalu diberikan masker dan diberi imbauan agar selalau memakai masker.

Namun, setelah diberikan imbauan dan masker oleh pihak kepolisian, sang pengendara motor tersebut tidak terima. Pria itu bahkan menunjuk-nunjuk warga yang sedang makan karena melepas masker.

“Pak pake masker! Pak pake maskernya,” kata pengendara tersebut sambil menunjuk-nunjuk.

Padahal pengendara tersebut menyuruh masker kepada orang yang lagi makan di di salah satu warung.

Setelah perdebatan yang berlangsung lumayan lama, pengendara motor itu kemudian diberikan edukasi dan iimbauan.

Pria itu diajak bicara baik-baik di pos dan setelahnya ia meminta maaf atas kesalahannya.

Menurut salah satu petugas yang berjaga, pengendara motor ini marah-marah sehabis ditegur akibat tidak pakai masker.

“Ini ditegur akibat gak pake masker tapi malah ngomong yang lain-lain dan malah menyalahkan orang lain,” kata dia.(ct6/rez)

Berita Lainnya

Berikan Komentar Kalian

Back to top button